Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemprov Kepri Harapkan MoU Kerjasama Pariwisata Indonesia-Singapura Segera Disepakati

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar. (Foto : Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah provinsi Kepulauan Riau mengharapkan, Kerjasama MoU Indonesia dengan Singapura tentang pariwisata dapat segera disepakati.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Buralimar, mengatakan kerjasama antar kedua negara ini, menjadi sinyal kembali dibukanya akses wisata warga Singapura berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kepri khususnya ke kawasan pariwisata berskala internasional Lagoi di Kabupaten Bintan.

“MoU itu melibatkan kementerian terkait seperti Kemenpar, Luar Negeri, dan Kemenkum HAM. Ini langkah yang tepat agar kunjungan wisatawan asal Singapura dapat berkunjung ke Lagoi,” katanya, Jumat (17/9/2021).

Buralimar juga mengakui, dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, penutupan akses pintu masuk wisatawan bukan hanya dilakukan pihak Singapura saja. Namun juga Pemerintah Indonesia demi mencegah penularan Covid-19.

“Oleh karena itu, untuk membuka akses pariwisata membutuhkan kesepakatan kedua negara untuk menjamin setiap warga negara kedua belah pihak ada jaminan saat berkunjung,” jelasnya.

Kawasan Wisata Lagoi Siap Terima tamu dan Gelar Event

Buralimar juga mengatakan, dengan semakin melandasinya pandemi kasus Covid-19 di Kepri, sejumlah pelaku dan pengelola kawasan wisata Kepri, juga telah menyatakan kesiapannya dalam menerima wisman dan menggelar sejumlah event Nasional maupun Internasional.

Seperti kawasan Wisata Lagoi-Bintan, pengelola kawasan tersebut menyatakan, sudah siap menggelar sejumlah event berskala Nasional maupun internasional.

Kesiapan pengelola pariwisata Lagoi itu, dilakukan mulai dari penyediaan kawasan khusus untuk wisatawan asing yang berkunjung ke Lagoi, membangun sistem pelacakan melalui barcode terhadap wisatawan untuk memudahkan penelusuran bila ada yang tertular Covid-19 dan membangun kerja sama dengan RSUP Kepri di Tanjungpinang dan Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang Batam sebagai mitigasi dampak.

“Bahkan saat ini 5.000 orang Pekerja Lagoi semuanya sudah divaksin,” sebutnya.

Dengan segera ditandatanganinya MoU antara Pemerintah Indonesia dan Singapura ini, Buralimar mengaku sangat optimistis, Pemerintah Singapura menyetujui dan membuka akses masyarakatnya untuk berlibur ke Lagoi.

“Kenapa wisatawan asal Singapura menjadi primadona, karena merupakan tetangga dekat kita khususnya ke Bintan dan Batam. Dan akses transportasi kapal hampir setiap hari bisa mengangkut penumpang dari negara itu langsung ke pelabuhan di Lagoi,” ujarnya.

Bahkan sebelum pandemi, wisatawan asal Singapura menjadi yang terbanyak berkunjung ke Lagoi.

Penulis :Ismail
Editor :Redaksi

Comments
Loading...