Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Plt.Bupati Bintan Sampaikan KUA-PPAS Perubahan APBD 2021 Bintan Rp1,077 T

Plt.Bupati Bintan Sampaikan KUA-PPAS Perubahan APBD 2021 Bintan Rp1,077 Triliun ke DPRD Bintan (Foto:Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyampaikan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2021 Kabupaten Bintan ke DPRD sebesar Rp 1,077 Triliun.

Penyampaian KUA-PPAS Perubahan APBD 2021 Bintan ini, dilakukan Plt.Bupati Bintan dalam sidang Paripurna DPRD Bintan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I, Fiven Sumanti dan Wakil Ketua II, Agus Hartanto, Kamis (16/9/2021).

Roby Kurniawan mengatakan, perkembangan kondisi APBD 2021 Kabupaten Bintan memerlukan penyesuaian akibat dinamika perubahan APBD 2021 dengan terjadinya pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi memberi tekanan yang sangat besar di semua aspek kehidupan khususnya dalam perlambatan ekonomi.

Dengan kondisi itu, mengakibatkan terjadinya refocusing belanja pada APBD akibat berkurangnya dana perimbangan menurunya pendapatan daerah.

“Atas dasar itu, perlunya dilakukan penyesuaian belanja sesuai dengan kemampuan keuangan daerah terutama pada sektor pendapatan asli pendapatan transfer dari pusat,” jelasnya.

Pada perubahan APBD Bintan 2021, kata Roby pendapatan daerah, diproyeksikan sebesar Rp 1,077 triliun lebih yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp199,88 miliar dan dari Dana Perimbangan atau Dana Transfer Daerah sebesar Rp 848,50 miliar lebih serta lain lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 29,257 miliar lebih.

“Dari sisi anggaran belanja, Perubahan APBD Bintan 2021 secara keseluruhan plafon anggaran belanja sebesar Rp 1.225 triliun lebih,” katanya.

Selanjutnya, dari total rencana pendapatan dan belanja, diperkirakan terjadi selisih kurang antara rencana pendapatan dengan rencana belanja daerah dalam perubahan APBD Bintan 2021 sebesar Rp147,48 miliar lebih.

Selisih anggaran ini direncanakan akan ditutup dari pembiayaan daerah, yaitu penerimaan pembiayaan, yang berasal dari komponen sisa lebih perhitungan tahun anggaran 2020 sebesar Rp 149,08 miliar lebih, dan pengeluaran pembiayaan yang berasal dari komponen penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah pada PD BPR Bintan sebesar Rp 1,6 miliar.

Sehingga secara struktur sisa lebih perhitungan anggaran tahun berkenaan sebesar nol rupiah,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Comments
Loading...