Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jadi Pengedar Narkoba, Sipir Rutan dan Honor Kejari Didakwa Pasal Berlapis

Jadi Pengedar Narkoba, Dua Terdakwa Sipir Rutan dan Honor Kejari Didakwa Pasal Berlapis oleh Jaksa di PN Tanjungpinang.(Foto:Roland/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Jadi pengedar narkoba sabu, sipir Rutan terdakwa Rendy Lastiawan (32), dan Honorer Kejaksaan Negeri Terdakwa Muhammad Akbar didakwa pasal berlapis Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dasta Garinda di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang,Rabu(22/9/2021).

Dalam dakwaan, Jaksa Penuntut Umum menyatakan, kedua terdakwa (Redy dan M.Akbar-red) bersama terdakwa Guntur didakwa melanggar pasal 114 Ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dalam dakwaan Pertama.

“Kemudian dakwaan kedua, terdakwa juga dijerat dengan pasal 112  Ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan dakwaan ketiga melanggar pasal 127  Ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujar Desta Garindra.

Jaksa dalam sidang yang dilakukan secara virtual, juga menguraikan, perbuatan melanggar hukum yang dilakukan terdakwa Rendy Setiawan dan Mohammad Akbar berawal ketika anggota Satres Narkoba Polres Tanjungpinang menangkap terdakwa Guntur (dituntut secara terpisah-red).

Dari penyelidikan yang dilakukan, Terdakwa Guntur mengaku memperoleh barang haram tersebut dari Sipir Rutan Kelas IA Tanjungpinang terdakwa Rendy Lastiawan. Hal itu juga dibuktikan dengan nomor handphone atas nama terdakwa Rendy di Handphone Guntur yang menawarkan narkotika  jenis sabu-sabu kepada terdakwa Guntur.

Atas pengakuan dan bukti itu, selanjutnya Penyidik Sat Narkoba melakukan penelusuran, dengan cara memesan narkotika jenis sabu sebanyak 1 gram. Atas pemesanan itu, selanjutnya terdakwa Rendy menyanggupi dengan kesepakatan penyerahan barang dan uang pembeliaan di rumah terdakwa Guntur.

Atas Kesepakatan itu, selanjutnya terdakwa Guntur dan Polisi menunggu  terdakwa Rendy di rumah Guntut jalan Kemboja Kampung Melati Nomor 32 RT. 002 RW. 012 Kelurahan Kemboja Kecamatan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang, pukul 17.20 WIB, Rabu(31/3/2021).

“Ketika terdakwa Rendy datang membawa pesanan narkoba yang akan diedarkan nya, Saat itu Polisi langsung melakukan penangkapan. Saat digeledah, Polisi menemukan 1 paket narkoba jenis sabu di dalam kotak rokok saku celana Rendy,” ungkapnya.

Dari pengakuan Rendy, Barang haram sabu yang diedarkan tersebut diperoleh dri terdakwa Muhammad Akbar Sectio Putra. Atas pengakuan Rendy, selanjutnya Polisi melakukan pengembangan dan menangkap Terdakwa Muhammad Akbar di jalan Basuki Rahmat Kota Tanjungpinang.

“Saat digeledah, Polisi menemukan satu unit handphone Oppo serta uang sebesar Rp100 ribu sebanyak 1 lembar,” paparnya.

Dari hasil interogasi dan pemeriksaan yang dilakukan Polisi, terdakwa M.Akbar mengakui telah memberikan 1 paket narkoba jenis sabu tersebut kepada terdakwa Rendy. Dari pengakuan terdakwa Akbar sabu itu diperoleh dari Susandi Wawan Saputra.

“Dari penangkapan Polisi pada ketiga terdakwa, ditemukan satu paket kecil narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,73 gram sebagai barang bukti,” jelasnya.

Atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum ini, Ke dua terdakwa menyatakan tidak keberatan, hingga Majelis Hakim PN Tanjungpinang Anggalanton Boangmanalu didampingi hakim anggota Guntur Wijaya dan Reffi, menunda persidangan selama satu pekan dengan agenda mendengarkan saksi yang akan dihadirkan JPU pada Minggu mendatang.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...