Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kepri PPKM Level 3. Sebab BOR RS Masih Tinggi dan Tracing Kurang Maksimal 

Sebanyak 16 Pasien positif Covid-19 di RS Khusus Galangm, Berdoa dan mengucapakan syukur setelah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. (Foto;Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Meski grafik Covid-19 di Kepulauan Riau saat ini sudah melandai, Namun pemerintah pusat masih menetapkan Kepri status PPKM level 3.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, masih ditetapkannya status Level 3 PPKM Kepri itu, disebabkan masih tingginya tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) Rumah Sakit Khususnya Infeksi Covid (RSKI) Galang di Batam.

“Demikian juga tracing atau penelusuran yang kurang maksimal. Karena untuk mengarah ke Level 2 PPKM, kita harus memperbaiki dua item ini agar Kepri kedepan level PPKM-nya turun,”ungkapnya, Kamis (23/9/2021).

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah pusat masih belum yakin dengan positivity rate Kepri yang sudah masuk di angka 0,92 persen. Karena, upaya tracing saat ini masih belum berjalan maksimal.

Sesuai dengan aturan pusat, tracing harus dilakukan dengan perbandingan 1:15 atau dalam satu kasus Positif Covid yang ditemukan, harus dilakukan Tracing pada 15 orang kontak dan pernah bertemu dengan korban.

“Positivity Rate itu belum bisa dipercaya kalau tracing belum maksimal. Jadi angka positivity rate kita belum bisa meyakinkan pusat. Makanya, kita minta juga bantuan TNI/Polri sebagai garda terdepan men-tracing. Karena tracing itu tidak hanya difokuskan pada kontak erat pasien positif saja, tapi bisa diluar itu,” terang Ansar.

Kemudian berkaitan dengan BOR, Ansar juga mengatakan saat ini tergolong tinggi pada angka 7,14 persen.

Hal itu lanjutnya, disebabkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang terus bertambah karena Kepri menjadi pintu masuk PMI dari Luar negeri.

Oleh karena itu kata Gubernur Ansar, pihaknya juga sudah meminta pemisahan data terkonfirmasi positif Covid-19 klaster PMI di RSKI Galang dari kasus Covid-19 Kepri. Karena, penanganan positif Covid PMI di RSKI kasusnya Galang memang langsung ditangani pemerintah pusat.

“Karena kita tidak menangani kasus PMI ini. Makanya kalau datanya dimasukkan ke Kepri membuat tingkat kasus kita juga meninggi,” kata Ansar.

Untuk diketahui, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, per tanggal 22 September 2021 kasus positif Covid-19 Kepri bertambah sebanyak 44 kasus. Sementara kasus sembuh bertambah 36 kasus.

Dengan demikian, kasus yang aktif Covid Kepri saat ini, ada sebanyak 374 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sebanyak 1.736 orang.

Sementara berdasarkan peta risiko per daerah, seluruh kabupaten/kota di Kepri saat ini berstatus zona kuning atau rendah penyebaran Covid-19.

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...