Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kasus Covid di Cluster Ponpes Bintan Bertambah, Totalnya jadi 63 Orang

Petugas Satgas Covid-19 Bintan membawa pasien ke LPMP Kepri Ceruk Ijuk Toapaya. (Foto : Dok. Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan terus bertambah. Hingga kini, klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan Kecamatan Toapaya mendominasi peningkatan kasus Covid-19 di Bintan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mencatat, pada 23 September 2021 ada satu orang lagi terkonfirmasi positif pada klaster tersebut. Sehingga, jumlah pasien positif Covid-19 dari klaster ponpes Toapaya sudah mencapai 63 orang.

Kepala Dinkes Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan ada tambahan 2 pasien positif covid-19 pada Kamis (23/9/2021). 1 diantaranya merupakan klaster ponpes di Toapaya sedangkan 1 lagi dari kalangan umum.

“1 orang tambahan dari klaster ponpes tersebut merupakan santri,” ujarnya, Jumat (24/9/2021).

Tambahan satu pasien dari klaster Toapaya adalah santri berinisial NIP (14). Dia berasal dari Kota Tanjungpinang dikarenakan berkontak erat dengan pasien dari klaster ponpes maka ditangani oleh Satgas Covid-19 Bintan.

Remaja ini telah melakukan tes PCR di RSUP RAT Kepri dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19. Kini dia menjalani isolasi di Gedung LPMP Kepri Ceruk Ijuk Toapaya.

“NIP ditetapkan sebagai pasien kasus ke 5.558. Kini dia menjalani isolasi bersama rekan-rekannya sesama santri dan guru serta pengurus ponpes di LPMP Kepri,” jelasnya.

Di hari itu juga ada seorang perempuan dewasa yang dinyatakan positif covid-19. Dia adalah RA (35) asal Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

Perempuan ini diketahui berkontak erat dengan pasien Covid-19. Lalu dia masuk ke dalam orang-orang yang di tracing. Kemudian mengecek kesehatan melalui Rapid Diagnostik Test (RDT) Antigen dengan hasil positif.

“Perempuan ini ditetapkan sebagai pasien kasus ke 5.557. kini dia menjalani isolasi secara mandiri di rumahnya,” katanya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bintan sampai saat ini mencapai 5.558 orang. Dari total tersebut sebanyak 5.297 orang sembuh dan 178 orang meninggal dunia. Sementara 83 orang lagi masih menjalani isolasi atau masuk ke dalam kasus aktif.

“Mereka yang masuk kasus aktif ini menjalani isolasi di beberapa rumah sakit. Kemudian di LPMP Kepri dan juga isoman di rumah sendiri,” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Comments
Loading...