Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Gubernur Minta Dinas Terkait Selesaikan Persoalan Lahan di Pulau Dompak

Ansar Ahmad memimpin rapat bersama Dinas PUPR, Biro Pemerintahan, BPKAD dan staff khusus membahas soal Rencana Daerah Tata Ruang (RDTR) Pulau Dompak. (Foto : Humas Pemprov Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melakukan rapat terbatas (ratas) bersama Dinas PUPR, Biro Pemerintahan, BPKAD dan staff khusus membahas soal Rencana Daerah Tata Ruang (RDTR) Pulau Dompak, di ruang kerja Gubernur, Tanjungpinang, Senin (27/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Ansar meminta agar pengalokasian lahan yang ada Dompak bisa diatur dengan baik. Mengingat Dompak merupakan pusat kantor Pemerintahan, baik BUMN, BUMD maupun organisasi vertikal lainnya.

Oleh karena itu, bidang aset harus mendata lahan mana yang sudah teralokasikan dan bagian mana yang belum.

“Saya mau dari sekarang kita atur lagi masalah lahan di Dompak ini. Kita rapikan lagi rencana tata ruangnya. Termasuk agar diberi tanda, yang mana lahan yang sudah dibebaskan dan mana yang belum,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, jika memungkinkan mulai tahun depan dapat membebaskan lahan di Dompak secara berangsur. Hal ini dikarenakan, seiring berjalannya waktu kebutuhan lahan di Pulau Dompak semakin luas seiring mulai dibangunnya kantor-kantor Pemerintahan, lembaga vertikal serta BUMD di pulau seluas sekitar 900 hektar tersebut.

Maka dari itu, Ansar memerintahkan BPKAD, melalui bidang aset agar mengkapling lahan yang ada secara proporsional. Tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil.

“Diaturlah pembagiannya, kita lihat kebutuhan pembangunannya. Jangan ada yang terlalu besar, atau sebaliknya. Kita bagi secara proporsional,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan ini Gubernur juga akan segera menanggapi permohonan lahan di Dompak yang telah diajukan oleh Bank Riau Kepri (BRK), Pengadilan Tinggi Agama (PTA), Pengadilan Tinggi (PT), TVRI dan beberapa instansi lainnya.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Comments
Loading...