Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tes SKD-CPNS di Bintan, 162 Pelamar Absen, Ada Positif Covid-19

*Dalam Sepekan Tes SKD-CPNS Bintan Diikuti 1.138 Peserta

Kepala BPKSDM Bntan Irma Annisa (Foto:Dok-Presmedia sebelum Covid-19)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bintan sudah berjalan selama sepekan. Sejak dimulainya pada 20 September 2021 lalu, ratusan peserta absen dan tidak mengikuti pelaksanaan tes.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan Irma Annisa, mengatakan selama sepekan terakhir sebanyak 162 peserta tidak ikut SKD. Penyebabnya mulai dari tidak hadir, tidak lengkap administrasi hingga positif Covid-19 dari hasil tes antigen.

“Jadi dari 20-26 September ada 162 tidak hadir dan masalah administrasi. Mereka semua dinyatakan gagal dan bagi peserta yang positif covid-19 tetap dapat ikut jika sudah sembuh. Nanti akan dijadwal ulang bagi yang positif,” ujarnya saat ditemui di Bintan Buyu, Senin (27/9/2021).

Peserta yang tak hadir dan tak lengkap administrasi berdasarkan absensi antara lain yaitu 20 September 178 peserta yang hadir dan tak hadir 22 peserta, 21 September 191 peserta yang hadir dan tak hadir 9 peserta, 22 September 154 peserta yang hadir dan tak hadir 46 peserta, dan 23 September 179 peserta yang hadir dan tak hadir 21 peserta.

Berikutnya 24 September 74 peserta yang hadir dan tak hadir 26 peserta, 25 September 179 peserta yang hadir dan tak hadir 21 peserta dan 183 peserta yang hadir dan tak hadir 17 peserta.

“Untuk hari ini 27 September belum diketahui berapa orang yang tak hadir,” jelasnya.

Berdasarkan teknisnya, dalam sehari tes SKD itu diikuti 200 peserta yang terbagi dalam 4 sesi. Maka setiap sesi akan diisi oleh 50 peserta. Khusus Jumat hanya dilakukan dalam 2 sesi sehingga hanya diikuti oleh 100 peserta.

Jadi dalam sepekan sebanyak 1.300 peserta yang dijadwalkan ikuti tes. Namun tes tersebut hanya dapat diikuti 1.138 peserta sedangkan 162 peserta lagi tak hadir peserta 1 peserta lainnya positif Covid-19.

“Tes SKD ini akan dilaksanakan sampai 15 Oktober. Untuk setiap harinya tetap diikuti 200 peserta terkecuali Jumat,” katanya.

Tes SKD sempat terjadi kendala akibat pemadaman listrik. Pemadaman itu terpaksa dilakukan PLN karena wilayah Kabupaten Bintan saat itu dilanda cuaca buruk yaitu petir.

Untuk sumber listrik alternatif, kata Irma, pihaknya sudah sediakan genset. Bahkan jika terjadi pemadaman dari PLN, listrik dari genset akan segera aktif. Namun dikarenakan cuaca buruk, pihaknya tidak dapat mengoperasikan genset tersebut.

“Jika kita paksakan listrik tetap mengalir melalui genset maka dikhawatirkan server akan disambar petir. Itu lebih bahaya lagi karena file dan data di komputer akan rusak atau hilang,” ucapnya.

BKPSDM Bintan akan terus memberikan pelayan terbaik untuk peserta CPNS. Bahkan juga menjamin tes tersebut transparan dan sangat ketat. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan mentaati 5M. Sehingga bagi yang tidak mentaati maka konsekuensinya tidak dapat mengikuti tes tersebut.

“Kita gak mungkin memperlambat apalagi mempersulit peserta. Tapi semuanya harus mengikuti aturan yang berlaku. Jadi ikutilah dan jalanilah tes tersebut dengan baik,” tutupnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Comments
Loading...