Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Terbukti kendalikan Narkoba dari Lapas, Napi Bobo Dihukum 15 Tahun Penjara

Sidang Putusan Terdakwa Bobo, Napi Lapas Kelas I Tanjungpinang yang terbukti mengendalikan peredaran narkoba dari Lapas dihukum 15 Tahun penjara oleh Hakim PN Tanjungpinang (Foto:Redaksi/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Terdakwa Bobo napi kendalikan Narkoba sabu dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjungpinang, dihukum 15 tahun penjara oleh Hakim PN Tanjungpinang Selasa(27/9/2021).

Putusan ini dijatuhkan Majelis Hakim, Boy Syailendra didampingi Hakim anggota Novarina Manurung dan Sacral Ritonga di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Hakim menyatakan, Terdakwa Bobo terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menerima atau menyerahkan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu dan ekstasi yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana dakwaan Pertama Jaksa Penuntut Umum.

Terdakwa lanjut Hakim, terbukti melanggar pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan hukuman penjara selama 15 tahun dan denda Rp 2 miliar subsider 3 bulan kurungan,” kata Boy.

Sementara itu barang bukti sabu seberat 5,84 gram, dua butir pil ekstasi, 3,75 gram ganja dan 1.995 butir pil ekstasi, serta 1.455 butir pil ekstasi, kemudian sabu 1.003 gram seluruhnya dipergunakan dalam perkara terdakwa Novi Ariando.

Putusan hakim menghukum terdakwa 15 tahun penjara ini, Lebih ringan 3 tahun dari tuntutan Jaksa yang sebelumnya menuntut Napi Lapas itu selama 18 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan penjara.

Atas putusan itu, terdakwa dan kuasa hukumnya Rivaldi menyatakan pikir-pikir selama satu pekan, demikian juga Jaksa Penuntut Umum Tri Yanuarty Sembiring dari Kejaksaan Negeri Bintan.

Sebelumnya terdakwa Bobo adalah napi yang mengendalikan kurir narkoba sabu dan ekstasi terdakwa Novi Ariando (dituntut terpisah) dari Lapas, untuk menawarkan pekerjaan menjemput narkoba di luar Lapas.

Melalui sambungan Telepon dari Lapas, Terbuka memerintahkan Novi Ariando menjemput bungkusan sampah yang berisi 5,84 gram narkoba sabu dan pil ekstasi di tiang rambu-rambu jalan Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang.

Pada 6 Agustus 2020, terdakwa Bobo kembali menyuruh terdakwa Novi untuk mengambil 1995 butir pil ekstasi, 1455 butir pil ekstasi, sabu-sabu 1003 gram, seluruhnya itu didalam satu paket kantong merk samsung.

Namun naas, saat Novi mengambil barang yang disuruh Bobo, Anggota Polisi dari BNN Kepri langsung menangkapnya. Saat dilakukan penggeledahan, di dalam mobil yang digunakan Novi ditemukan jenis sabu 5,84 gram, 3 butir ekstasi yang dibungkus kertas rokok serta ganja 3,75 gram.

Dari pengembangan BNN, diakui Novi jika dirinya dikendalikan oleh Bobo dari Sel Lapas Tanjungpinang. Atas pengakuan Novi dan barang bukti percakapan Novi dan Bobo di dalam Handphone, selanjutnya Polisi langsung menjemput Bobo di Lapas kelas I Tanjungpinang.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...