Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda APBD Perubahan 2021

Paripurna pendapatan akhir fraksi DPRD Kepri di Pulau Dompak. (Foto : Ismail/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Paripurna pendapat akhir fraksi terhadap hasil pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2021 di Ruang Rapat Sidang Utama, Rabu (29/9/2021).

Dalam rapat tersebut disimpulkan delapan fraksi DPRD menerima Ranperda APBD Kepri 2021 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Namun demikian, ada beberapa fraksi yang memberikan sejumlah catatan untuk penggunaan anggaran tahun 2021 agar sesuai yang diharapkan dan digunakan sebagaimana mestinya.

Seperti fraksi PDI Perjuangan menyoroti tentang tidak tercapainya target pendapatan. Oleh karena itu, diminta Pemprov Kepri memperjuangkan pendapatan dari sektor labuh jangkar.

“Pemprov Kepri harus memperjuangkan pungutan sektor labuh jangkar yang menjadi kewenangan daerah,” ungkap Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Lis Darmansyah.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra, Onward Siahaan, menegaskan agar Pemprov Kepri melakukan antisipasi sebagai upaya optimal untuk memperjuangan hak Provinsi Kepri sebagai diatur dalam pasal 27 UU 23 tahun 2014.

“Kami DPRD telah menyetujui anggaran Rp 800 juta guna memperjuangan sektor labuh jangkar. Termasuk didalamnya upaya judisial review,” kata Onward.

Hal senada juga dikatakan juru bicara Fraksi PKS, Taufik. Namun demikian, ia juga menyoroti proses tahapan penyusunan APBD perubahan 2021 masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni, masih ada kekurangan dokumen dan disusun dalam waktu singkat.

Selain itu, ia juga menyoroti kinerja layanan OPD yang menurun terutaman, yang mengalami potongan anggaran belanja akibat rasionalisasi.

“Seharusnya, itu tidak menjadi penyebab menurunnya etos kerja,” katanya.

Sementara, fraksi Golkar, Nasdem, Demokrat, Harapan, dan PKB-PPP menyetujui ranperda disetujui menjadi peraturan daerah.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...