Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diotaki Zi, Ini Motif Dua Tersangka Hilangkan Nyawa Bos Besi Tua Zainudin

Dua tersangka pembunuhan dan perampokan korban Zainudin, Tersangka Zi alias Joy (Baju kemeja motif bunga) dan Tersangka Ar alias Dd (Baju Kaos gondrong)  saat tiba  dan dikawal Polisi ke Mapolres Tanjungpinang.(Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Dua tersangka pelaku pembunuhan korban Zainudin, Zi alias Joy dan Ar alias Dd mengaku, nekat menghilangkan nyawa korban untuk menguasai harta bendanya berupa uang Rp.200 juta ditambah uang dari rekening korban Rp.60 juta.

Hal itu dikatakan tersangka Zi alias joy sebagai otak pelaku dan Ar alias Dd kepada Polisi, setelah keduanya ditangkap di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir Provinsi Riau.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP.Rio Reza Parindra, mengungkapkan dari kronologis kejadian, Otak pelaku dan perencana pembunuhan dan perampokan korban adalah Zi alias Joy yang juga adalaj karyawan korban.

Hal itu lanjutnya, diawali ketika tersangka Zi alias Joy berpura-pura mengatakan kepada korban ada yang mau menjual besi tua di Kijang. Hingga akhirnya tersangka Zi mengajak korban untuk melihat dan membeli besi tua itu.

Untuk memuluskan aksinya, tersangka Zi alias Joy juga mengajak tersangka Ra alias Dd untuk membantunya.

Selanjutnya, kedua pelaku dan korban berangkat dari rumah korban di jalan Singkong Km 8 dengan menggunakan mobil Avanza warna Putih milik korban pada Minggu (5/9/2021) sore.

“Saat itu, korban sendiri yang mengendarai Mobil. Sedangkan pelaku Zi duduk disebelah korban dan pelaku Ar duduk dibelakang korban,” ungkap Rio, Rabu (29/9/2021).

Kepada korban lanjut Ria, pelaku Zi menyebutkan kalau lokasi besi tua yang akan dibeli itu berada di Kijang. Dan pelaku juga yang menunjukan arah jalan dan lokasi, hingga korban dibawa ke tempat yang sepi dan jauh dari pemukiman.

Setelah sampai di lokasi yang ditunjukan, korban Zainudin berhenti dan memarkir Mobil-nya. Namun tak berapa lama, pelaku Zi yang sebelumnya telah merencanakan pembunuhan langsung memberi kode ke pelaku Ar.

Saat itu tersangka Ar langsung menjerat leher korban dengan tali dari belakang di dalam Mobil-nya, hingga akhirnya tewas.

Setelah korban tidak bernyawa, kedua pelaku selanjutnya membawa jasad korban dengan mobilnya ke daerah Desa Ekang Anculai Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

“Sebelum sampai ke lokasi penguburan, Kedua Pelaku juga sempat meminjam cangkul pada warga sekitar, dengan alasan ada keperluan,” imbuh Rio.

Selanjutnya kedua pelaku membawa dan menguburkan jasad korban di kebun warga sekitar 10 meter dari tiang Sutet.

Setelah selesai menguburkan jasad korban, selanjutnya kedua pelaku bersama mobil korban kembali lagi ke daerah Kawal. Di sana, kedua pelaku menenggelamkan mobil korban ke dalam Danau Biru untuk menghilangkan jejak dan barang bukti.

Tapi sebelum ditenggelamkan, pelaku Zi mengambil uang korban Rp200 juta yang sebelumnya disiapkan korban untuk membeli besi tua sebagaimana yang disampaikan pelaku Zi.

“Pelaku juga mengambil ATM-BCA korban yang diletak di dasbor mobil,” ungkapnya lagi.

Setelah mengambil uang dan menenggelamkan mobil korban, selanjutnya kedua pelaku menelepon salah seorang rekan untuk dijemput dari kawal.

“Kemudian kedua pelaku pulang kerumah dan saat itu pelaku Zi memberikan uang imbalan Rp 3,5 juta kepada pelaku Ar,” kata Rio.

Usai melakukan aksinya, tersangka Ar mengaku sudah tidak dapat menghubungi tersangka Zi lagi.

Selain mengambil uang korban Rp20 juta, dalam pelarianya ternyata tersangka Zi alias Joy juga membobol ATM-BCA korban dan mengambil uang di rekeningnya Rp.60 juta.

“Pembobolan rekening korban, dilakukan Zi setelah PIN ATM korban ditemukan di Handphonenya,” sebut Rio.

Dari perampokan dan pembunuhan yang diotaki Zi alasi Joy ini, Pelaku Berhasil menguasai uang korban sebesar Rp 260 juta.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka Zi dan Ra telah dibawa ke  Tanjungpinang dan dijebloskan Polisi ke Penjara. Kedua p[pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP Tindak Pidana Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman mati dan hukuman seumur hidup.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi 

Comments
Loading...