Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tarik Minat Wisatawan, Gubernur Usulkan Berkunjung Kepri Cukup Gunakan Antigen

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengusulkan syarat penerbangan ke Kepri tak lagi menggunakan swab RT-PCR, melainkan cukup hanya menggunakan Rapid Antigen. Hal tersebut bertujuan untuk menarik minat wisatawan domestik berkunjung ke Provinsi Kepri.

“Kita akan usulkan, yang swab PCR jadi swab antigen. Supaya turis-turis dari provinsi lain datang, Kalau perlu semua antigen saja, kalau bisa,” ungkapnya, Kamis (30/9/2021).

Aturan swab PCR sebagai syarat penerbangan domestik cukup memberatkan masyarakat. Hal itulah terkadang yang membuat masyarakat enggan bepergian saat ini. Padahal pada masa pandemi Covid-19, banyak warga yang sudah mulai bosan dan menginginkan liburan ke daerah lain. Nah, Kepri sebagai daerah yang memiliki banyak destinasi wisata menjadi salah satu tujuan terbaik untuk berlibur.

Dengan demikian, kondisi ini merupakan kesempatan yang baik untuk menawarkan pariwisata Kepri ke wisatawan domestik, mengingat saat ini kebijakan travel bubble untuk wisman belum dibuka oleh pemerintah pusat.

“Salah satu upaya untuk menarik turis domestik syarat PCR digantikan dengan antigen saja, supaya tak mahal dan semua orang-orang bisa datang lagi ke Kepri. Tapi, kita mesti pastikan Covid melandai,” tutur Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar, menyambut baik rencana yang Gubernur Kepri dengan mengusulkan rapid antigen sebagai syarat penerbangan ke Kepri. Hal tersebut tentu akan menarik minat wisatawan domestik ke Kepri.

Saat ini, lanjutnya, kawasan pariwisata di seluruh kabupaten/kota sangat terbuka menerima wisatawan domestik. Bahkan, sebagian besar hotel dan Resort juga menawarkan berbagai macam promo menarik bagi wisatawan lokal untuk berlibur pada masa pandemi Covid-19.

“Untuk wisatawan domestik kita sangat terbuka. Banyak pengelola hotel dan Resort yang menawarkan promo menarik,” ucapnya.

Menurutnya, wilayah Provinsi Kepri sudah lama membuka destinasi wisata bagi para wisatawan domestik. Namun, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut guna memberikan rasa aman bagi para wisatawan yang berlibur di kawasan pariwisata tersebut.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...