Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Januari-Agustus 2021 Kunjungan Wisman ke Kepri Hanya 1.972 Kunjungan

Sejumlah Wisatawan saat tiba dan menjalami pemeriksaan Visa di Post pelayanan hanggar Imigrasi Pelabuhan BBT Kawasan Wisata Lagoi Bintan. (Foto:Dok-Presmedia.id Sebelum Covid) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisman ke provinsi Kepri selama Januari-Agustus 2021 sebanyak 1.972 kunjungan. Jumlah tersebut mengalami penurunan hingga 99,51 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala BPS Kepri Agus Sudibyo, mengungkapkan data jumlah kunjungan wisman ke Kepri Januari-Agustus 2021 itu data berdasarkan pintu masuk yakni di Kota Batam sebanyak 1.802 kunjungan atau 91,38 persen, Kabupaten Bintan sebanyak 155 kunjungan atau 7,86 persen dan Kabupaten Karimun sebanyak 15 kunjungan atau 0,76 persen.

“Sedangkan Kota Tanjungpinang tidak terdapat kunjungan wisman,” ujarnya Jumat (1/10/2021).

Khusus pada Agustus 2021 lanjut Agus Sudibyo, jumlah kunjungan wisman hanya 165 kunjungan atau mengalami kenaikan 2,48 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya sebanyak 161 wisman.

Hingga menurutnya, jika dibandingkan Agustus 2020, jumlah kunjungan wisman ke Kepri in mengalami penurunan sebesar 53,26 persen sebagai akibat masih merebaknya wabah Covid-19.

“Akibat penurunan ini, juga berdampak pada industri pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Agus.

Ia mengatakan, wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri pada bulan Januari-Agustus 2021 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura yang mencapai 11,66 persen. Sementara untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri  pada Agustus 2021 rata-rata 20,04 persen atau naik 0,94 poin dibanding TPK Juli 2021 yang tercatat sebesar 19,10 persen.

Minimnya kunjungan Wisman ke Kepri ini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi Kepri. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri Buralimar mengatakan, di masa Pandemi Covid saat ini, semua negara memang menutup pintu masuk sebagai warga Negara Asing.

Namun demikian, Kesepakatan Kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Singapura di sektor Pariwisata yang sebelumnya dibicarakan melalui kebijakan travel bubble, akan menjadi awal yang baik dalam pembukaan kembali pintu masuk dan keluar wisatawan di dua negara ini.

“Kita sangat berharap melalui kerjasama Travel Bubble ini, masing-masing negara akan membuka kembali pintu masuk wisman, demikian juga ke Kepri,” ujarnya.

Karena menurut BUralimar, sejumlah kawasan pariwisata di Kepri seperti Lagoi Bintan dan Nongsa Batam hingga saat ini sangat siap menerima kunjungan wisman, dengan tetap menaati protokol kesehatan secara ketat.

“Harapan kita dengan dibukanya ini pariwisata Kepri akan kembali bangkit, apalagi saat ini pandemi Covid di daerah kita juga terus melandai,” ujarnya.

Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi

Comments
Loading...