Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ini Item Penggunaan Dana Refocusing Rp36 M APBD kota Tanjungpinang

Foto Ilusrasi APBD (Foto:Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang -Refocusing anggaran APBD 2021 kota Tanjungpinang Rp.36 Miliar, ditambah dengan dana BTT Rp.6 Miliar diduga sarat dengan kepentingan pejabat di pemko Tanjungpinang.

Hal itu terlihat dari masing-masing item penggunaan anggaran di OPD Dinas Kesehatan, Puskesmas, Satpol-PP, BPBD serta 4 kecamatan di Kota Tanjungpinang.

Dari Rp36 Miliar anggaran yang di refocusing Walikota Tanjungpinang itu, tidak satu-pun yang menyentuh langsung untuk kebutuhan Masyarakat di masing-masing program OPD, khususnya dalam program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk bantuan, Demikian juga dalam program pemulihan ekonomi dalam bentuk subsidi atau biaya bantuan modal.

Tetapi sejumlah dana itu, digunakan hanya untuk operasional pejabat, biaya rutin dinas, serta dana makan dan minum, Honor kegiatan serta SPPD perjalanan dinas dalam daerah. Berikut sejumlah item penggunaan dana yang dirangkum PRESMEDIA.ID di masing-masing OPD yang menerima dana reffocusing APBD 2021.

Dinas Kesehatan dan Puskesmas Rp27.765 Miliar
Data yang diperoleh Media ini, dari Rp36 miliar anggaran APBD yang di refocusing dari APBD 2021, Dinas Kesehatan dan Puskesmas di kota Tanjungpinang memperoleh Rp27.765 Miliar lebih.

Besaran anggaran itu, digunakan untuk honorarium Koordinator, pengelola dan distribusi logistik, kemudian Uang harian Perjalanan dinas dalam Negeri dalam kota untuk 2.496 orang per hari dengan asumsi Rp100 ribu per orang hingga total dananya Rp249 juta.

Selain itu, ada juga biaya perjalanan dinas dalam kota untuk petugas pengelola limbah Covid, Uang Harian Perjalanan dinas dalam negeri bagai 200 orang pengelolaan dan pelayanan Promosi Kesehatan.

Di program lain seperti Pengelolaan surveilans kesehatan, juga terdapat biaya honor Rp1.008 Miliar yang diperuntukan bagi Tenaga Penunjang kegiatan pencegahan dan penanganan Cov Iud, serta Uang harian Perjalanan dinas dalam kota percepatan penanganan Covid untuk 3.600 orang dengan besara Rp360 juta.

Sektor pengelolaan upaya kesehatan, juga disediakan anggaran Rp8.316 Miliar, yang diperuntukan untuk membeli bahan bakar, Lotion Anti Nyamuk, Makan dan minum pada pelayanan usaha kesehatan serta pengadaan Snack dan Kudapan.

Kemudiaan disektor pemenuhan kebutuhan SDM kesehatan Standar, Pemko Tanjungpinang juga mengalokasikan anggaran untuk insentif Bidan, perawat, Dokter Spesialis, dokter umum serta Tenaga penunjang Medik, Dokter Puskesmas serta tenaga keperawatan dengan total dana Rp9.420 Miliar.

Untuk pengendalian dan pengawasan penerbitan sertifikat laik hygiene sanitasi tempat pengelolaan makanan di bidang kesehatan, juga dialokasikan anggaran honor ditambah uang perjalanan dinas dalam negeri dalam kota senilai Rp60 juta.

Selain itu, dinas Kesehatan kota Tanjungpinang juga menyediakan anggaran Operasional Pelayanan Kesehatan untuk 6 Puskesmas di kota Tanjungpinang masing-masing Rp 445 sampai dengan Rp 500 juta. Sedangkan penyediaan peralatan untuk Rumah sakit hanya dialokasikan Rp 242 juta, Sementara Honor untuk pelayanan Umum Rp.576 juta.

Satpol-PP Peroleh Rp1.722 Miliar
Di Satpol-PP yang memperoleh anggaran dana Refocusing Rp1.722 miliar digunakan untuk pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban umum melalui deteksi dini cegah dini Pembinaan dan pelaksanaan patroli, pengamanan, dan pengawalan senilai Rp722 juta yang peruntukanya digunakan untuk konsumsi makan dan minum, Honorarium dan Uang Harian Perjalanan dinas dalam daerah Rp200 juta bagi 2.000 orang yang perhatianya Rp100 ribu.

Polres Tanjungpinang  Dapat Dana Rp.1 Miliar 

Selain itu ada juga dana untuk Polres Tanjungpinang sebesar Rp1 Miliar untuk pencegahan gangguan keamanan ketertiban umum melalui deteksi dini, pembinaan dan penyuluhan, pelaksanaan Patroli, pengamanan dan pengawalan.

BPBD Kota Tanjungpinang habiskan Dana Rp3.435 Miliar
Selain dinas kesehatan dan Satpol-PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendapat alokasi dana dari Refocusing APBD 2021 kota Tanjungpinang senilai Rp3.435 miliar lebih.

Dari data penggunaan, miliaran anggaran itu digunakan APBD untuk pengadaan pakaian dinas dan atribut Rp225 juta, Kemudian Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/penerangan bangunan Rp88,533 juta.

Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Rp 52 juta. Penyediaan peralatan Rumah tangga Rp 448  juta. Kemudiaan untuk penyediaan Bahan logistik kantor Rp353 juta dan penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp 27 juta serta kegiatan penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan konsultasi SKPD sebesar Rp2.240 Miliar.

Item penyelenggaraan rapat koordinasi dan konsultasi SKPD di BPBD ini sendiri kebanyakan digunakan untuk Makan dan minum, Biaya taksi perjalanan dinas, Uang Harian perjalanan dinas, serta uang penginapan.

Terkait dengan peggunaan dana refokusing Rp36 miliar APBD 2021 kota Tanjungpinang ini, Wali kota Tanjungpinang dan sejumlah pejabat di Pemko Tanjungpinang yang dikonfirmasi belum memberi jawaban. Sekretaris Daerah kota Tanjungpinang Teguh dan Kepala Baperinlitbang Surjadi serta Kepala DPKAD kota Tanjungpinang Yuswandi yang berusaha dikonfirmasi juga tidak memberi jawaban.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi   

Comments
Loading...