Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dua Kurir Sabu 2 Kg Jaringan Malaysia Dituntut 10 Tahun Penjara

Dua Kurir Sabu 2 Kg Jaringan Malaysia terdakwa Leo Waldi Siregar dan Irfan Dwi Sandi Dituntut 10 Tahun Penjara

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dua terdakwa kurir narkoba sabu jaringan internasional 2 Kilogram (Kg), Leo Waldi Siregar dan Irfan Dwi Sandi dituntut 10 tahun penjara denda Rp 3,5 miliar subsider 3 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yustus di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin (4/10/2021).

Jaksa menyatakan kedua terdakwa, terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika jenis sabu sebagaimana dakwaan Primair.

“Menuntut kedua terdakwa dengan pidana masing-masing selama 10 tahun penjara dan denda Rp 3,5 miliar subsider 3 bulan kurungan,” kata Yustus.

Atas tuntutan itu kedua terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya masing-masing menyatakan keberatan dan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Atas keberatan terdakwa Majelis PN Tanjungpinang Bungaran Pakpahan didampingi Hakim Awani Setyowati dan Justiar Ronal menyatakan menunda persidangan selama satu pekan.

Sebelumnya terdakwa Leo Waldi Siregar dan Irfan Dwi Sandi ditangkap BNNP Kepri diatas sebuah sampan perairan Tanjung Uban saat mengantarkan 2 bungkus Narkoba sabu yang baru dijemputnya dari perbatasan Malaysia, saat menuju pelabuhan Tanjung Riau Batam pada Selasa (13/4/2021) lalu.

Saat digeledah, Petugas dari BNNP Kepri menemukan 1 Buah kantong plastik warna hijau yang didalamnya terdapat 1 buah kantong plastik warna putih bertuliskan Indomaret berisi 2 bungkus plastik teh cina merk Guanyinwang yang dibalut lakban biru berisi narkoba golongan 1 jenis shabu dengan 2.168 gram.

Kemudian petugas BNNP Kepri mengamankan barang bukti dan dua orang laki-laki yang berada di atas kapal untuk dipindahkan ke kapal petugas BNNP Kepri. Namun ketika terdakwa Leo berpindah ke kapal petugas BNNP Kepri, tiba-tiba kapal yang dikendarai Amir sebagai tekong melarikan diri.

Untuk pengembangan, selanjutnya BNN juga menangkap terdakwa Irfan Dwi Sandi sebagai tujuan penyerahan narkoba di Batam.

Penulis: Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...