Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ini Syarat dan Ketentuan Perjalanan Orang Menggunakan Kapal Laut dan Pesawat di Kepri

SE Gubernur Kepri tentang syarat Perjalanan Orang di Wilayah Kepri.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri kembali mengeluarkan surat Edaran (SE) sebagai ketentuan Perjalanan bagi Orang Dalam Negeri (PPDN) dan Pelaku Perjalanan Internasional (PPI) di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui SE Nomor: 611/SET-STC 19/IX/2021 kepada Wali kota dan Bupati tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan orang dalam Negeri dan Internasional, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad menyatakan, agar masyarakat dapat melaksanakan segala ketentuan yang berlaku dalam rangka pencegahan, penanganan dan penghentian penyebaran COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau secara konsisten serta bertanggung jawab.

Dan Sre-nya, Setiap PPDN dan PPI di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, tunduk dan patuh pada peraturan dan ketentuan yang berlaku, serta diwajibkan untuk menerapkan protokol Kesehatan, Tidak diperkenankan makan dan minum di Mode Transportasi umum dengan durasi lama perjalanan 2 jam.

“Kecuali pada individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang apabila tidak dilakukan akan berdampak bagi kesehatan dan keselamatan orang,” ujarnya sebagaimana SE yang diterima Redaksi PRESMEDIA.ID Selasa, (5/10/2021).

Ketentuan Perjalanan Menggunakan Kapal Laut

Bagi PPDP yang melaksanakan perjalanan antar kabupaten/kota dengan menggunakan transportasi kapal laut atau kapal penyeberangan (RoRo) diwajibkan membawa kartu/sertifikat vaksin COVID-19.

Bagi yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis 2 (penuh) tidak perlu melampirkan surat keterangan RT PCR/Rapid Test Antigen.

“Sedangkan bagi yang baru mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama, Wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif test RT-PCR atau RT Antigen yang hasilnya Negatif,” ujarnya.

Di Pelabuhan, wajib melaksanakan pengecekan suhu tubuh sebelum melaksanakan perjalanan dan yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat atau memiliki gejala suspek COVID-19 tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan.

Selain itu, warga yang melakukan perjalanan juga ditekankan menjaga jarak dan Protokol kesehatan, serta mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin COVID-19 sebagai syarat melakukan perjalanan.

Ketentuan Perjalanan Menggunakan Transportasi Udara

Melengkapi kartu/sertifikat vaksin COVID-19, Bagi yang sudah vaksinasi COVID-19 dosis 2 (penuh) tidak perlu melampirkan surat keterangan hasil negatif RT PCR/Rapid Test Antigen

Yang baru mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama wajib melengkapi diri dengan surat keterangan negatif test RT-PCR dan negatif Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Melakukan pengecekan suhu tubuh dan yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat atau memiliki gejala suspek COVID-19 tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan.

Melakukan Proses saat menggunakan Pesawat dan saat berada serta meninggalkan kawasan bandar Udara serta menghindari terciptanya kerumunan.

Mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin COVID-19 sebagai syarat melakukan perjalanan.

Ketentuan Perjalanan Menggunakan Transportasi Darat

Warga yang memiliki gejala suspek COVID-19 tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan, melaksanakan Proyek dan tidak menciptakan kerumunan. Satgas aglomerasi perjalanan darat Provinsi Kepulauan Riau mengatur persyaratan perjalanan yang disesuaikan dengan kebijakan kabupaten/kota masing-masing.

Tanggung Jawab Operator Kapal

Dalam Poin 6 huruf H Surat Edaran, Gubernur juga menyatakan, Operator moda transportasi umum laut wajib melakukan pengaturan sirkulasi udara serta membatasi pemenuhan kapasitas penumpang sebesar 70 persen kapasitas normal melalui pengaturan tempat duduk.

Operator transportasi umum wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dalam rangka pemeriksaan dan validasi hasil test RT PCR/Rapid Test Antigen dan kartu/sertifikat vaksin COVID-19 calon penumpang sewaktu melaksanakan check in/pembelian tiket keberangkatan.

Operator transportasi umum wajib melaksanakan serta mematuhi ketentuan operasional sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Comments
Loading...