Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

PPKM Kepri Masuk Level I, Enam Kabupaten Lainnya Masih Level 3 dan 2

Tugu Provinsi Kepri di Pulau Dompak. (Foto : Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Pusat akhirnya menurunkan level PPKM di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dari level 3 menjadi level 1.

Hal itu berdasarkan instruksi menteri dalam negeri (inmendagri) nomor 48 tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2, dan 1 serta pengoptimalan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan serta pengendaliannya di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Instruksi tersebut berlaku mulai 5-18 Oktober 2021.

Meski level PPKM Kepri sudah diturunkan, sejumlah kabupaten/kota di Kepri masih tetap berada di level 2 atau 3, sejumlah kabupaten kota yang masih berada pada PPKM level 2 itu adalah Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Kota Batam. Sementara, Kabupaten Natuna masih berada pada PPKM level 3.

Menindaklanjuti Inmendagri itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengeluarkan surat edaran nomor 611/SET-STC 19/X/2021 tentang perpanjangan ketentuan perjalanan antara kabupaten/kota, dan luar daerah bagi warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis dibebaskan dari syarat test antigen untuk perjalanan antar kabupaten/kota se-Kepri.

Sementara, yang belum vaksin atau masih mengantongi sertifikat vaksinasi dosis 1 wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

“Yang terpenting mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat melakukan perjalanan,” instruksi Gubernur.

Sedangkan untuk perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara, harus melengkapi diri dengan kartu/sertifikat vaksin Covid-19. Bagi PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis 2, ukurannya sama, tidak perlu melampirkan surat keterangan hasil negatif RT PCR/Rapid Test Antigen sebagai syarat melakukan perjalanan.

Adapun bagi PPDN yang baru mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

“Peraturan lainnya juga sama dengan yang diterapkan di moda transportasi laut,” kata Gubernur.

Penulis :Ismail
Editor :Redaksi

Comments
Loading...