Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Polisi Sita Uang dan Satu Unit Motor dari Keluarga Tersangka Pembunuhan Bos Besi Tua

Polisi mengamankan satu unit Sepeda Motor Yamaha NMax hitam BM4953 DAP dari keluarga tersangka Zulkifli sebagai barang Bukti dalam Kasus Pembunuhan Bos Besi Tua di Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang menyita uang Rp150 juta dan satu unit Sepeda Motor Yamaha NMax hitam  BM4953 DAP dari keluarga tersangka Zulkifli, otak pelaku pembunuhan berencana bos besi tua korban Zainudin di Tanjungpinang.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, mengatakan sejumlah uang hasil rampokan pelaku itu, diterima dari keluarganya di Kabupaten Indragiri Hulu-Riau.

“Jadi beberapa hari lalu keluarga tersangka Zulkifli ini datang mengantar uang pembelian rumah yang dilakukan tersangka Rp150 juta, bersama satu unit sepeda motor NMax warna hitam seken seharga Rp.28 juta,” kata Rio saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Kamis(7/10/2020).

Saat ini, lanjutnya uang dan motor tersebut telah diterima penyidik Polres dan dijadikan sebagai barang bukti kejahatan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap korban Bos besi  tua di Tanjungpinang itu.

Rio juga menyampaikan, hingga saat ini pihaknya juga telah memeriksa belasan saksi dalam perkara itu, termasuk istri korban kemudian warga Bintan sebagai saksi yang melihat mobil korban tenggelam di Danau Biru Kawal Kabupaten Bintan, warga pemilik cangkul yang dipinjam oleh kedua tersangka, demikian juga istri tersangka Zulkifli sebagai otak pelaku pembunuhan berencana.

Sekedar mengulang, Satreskrim Polres Tanjungpinang sebelumnya menangkap dua tersangka pembunuhan berencana korban Zainudin di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir dan di Kabupaten Indragiri Hulu-Riau. Kedua tersangka itu adalah Zulkifli alias Joy dan Ariansyah (Ar alias Dd).

Dari penangkapan kedua tersangka ini, Polisi mengetahui motif dari kedua pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban Zainudin yaitu untuk menguasai (Merampok) Rp260 juta uang korban.

Penangkapan tersangka pertama dilakukan Polisi terhadap Zulkifli alias Joy di Indragiri Hilir Riau. Dan dari penangkapan ini, Polisi akhirnya berhasil mengetahui pembuangan jasad dan Mobil Korban di Bintan. Demikian juga rekan yang membantu Zulkifli alias Joy yaitu tersangka Ariansyah (Ar alias Dd) dalam melakukan pembunuhan.

Hingga akhirnya Polisi menangkap tersangka Ariansyah (Ar alias Dd) di Indragiri hulu. Saat ini, kedua tersangka telah dibawa Polisi Ke Tanjungpinang. Keduanya dijebloskan ke Penjara. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP atas tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati dan hukuman seumur hidup.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...