Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Gubernur Gesa Vaksinasi 87,128 Lansia di Kepri

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat tampil di CNN Tv, memaparkan strategis vaksinasi kepada kelompok lansia dalam acara diskusi televisi swasta dari ruang kerjanya. (Foto : Humas Pemprov Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mendesak Kabupaten/kota di Kepri agar terus menggesa vaksinasi kelompok lanjut usia (lansia).

Dikatakan, lansia yang ditargetkan menerima Vaksin ada sebanyak 87,128 orang di Provinsi Kepri. Namun dari jumlah tersebut, tersebar atau tinggal di 379 pulau yang memiliki Desa, dari 2.480 pulau yang ada di Kepri.

Sementara untuk menjangkau pulau-pulau itu, sangat tidak mudah karena harus memakan waktu dan tenaga bahkan kadang terhalang cuaca ekstrim di laut.

“Oleh karena itu, untuk menjaring para lansia ini mesti kita lakukan dengan strategi yang lebih khusus hingga yakin dan mau divaksin. Kita terus mendorong dengan mengedukasi, meliterasi para lansia dengan gencar,” ucapnya saat hadir melalui media daring dalam acara diskusi secara langsung di sebuah televisi swasta nasional dengan tema ‘Kejar Vaksinasi Lansia Demi Indonesia Yang Lebih Sehat’, Kamis (7/10/2021).

Kendati demikian, Ansar tetap bersyukur karena hingga saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Kepri per 5 Oktober 2021 pada sasaran lansia, untuk dosis 1 mencapai 63,28 persen dan dosis 2 sebesar 42,88 persen.

Oleh karena itu, dalam setiap kesempatan kegiatan vaksinasi, baik di tempat vaksinasi umum, di puskesmas, di Rumah Sakit atau di perusahaan swasta, Pemprov Kepri terus menyampaikan perlunya vaksin bagi para lansia mendapatkan perhatian khusus berkaitan dengan vaksinasi. Dikarenakan kerentanan lansia jauh lebih besar dari masyarakat di usia lainnya.

“Kita mencontohkan beberapa literatur mengatakan bahwa kalau 200 lansia yang terkonfirmasi, diisolasi di rumah sakit bagi mereka yang sudah divaksinasi itu rata-rata tingkat kematiannya hanya 1 orang (0,5 persen). Sementara kalau ada 200 lansia yang diisolasi karena terkonfirmasi Covid-19 dan belum divaksinasi rata-rata tingkat kematiannya bisa mencapai 10 orang,” terang Ansar.

Selain itu, dalam hal percepatan vaksinasi di Kepri, pemerintah daerah juga terus mengedukasi masyarakat sampai ke kawasan-kawasan industri untuk mensukseskan program tersebut. Pemprov Kepri bekerja sama dengan TNI-Polri, organisasi vertikal dan berbagai asosiasi untuk menyelenggarakan program vaksinasi massal bagi masyarakat, termasuk untuk para lansia. Tujuannya untuk menggesa pencapaian vaksinasi. Jika sekarang baru mencapai 63,28 persen, maka ditargetkan sampai akhir Oktober mencapai 90 persen.

“Bahkan salah satu strategi kita, hampir setiap kegiatan vaksinasi lansia ini, kita iringi dengan memberikan sembako kepada mereka. Itu lah, kesempatan kita mengedukasikan mereka bahkan melalui para ustadz dan lainnya untuk melakukan itu,” katanya.

Gubernur juga memberikan target dan reward ke masing-masing Kabupaten/Kota. Seperti diantaranya, hingga 31 Juni 2021 bagi yang mencapai target vaksinasi termasuk lansia 50 persen akan diberikan penghargaan khusus kepada para Bupati dan Walikota, serta para Camat, termasuk Forkopimda yang ada di Kabupaten Kota tersebut

“Saya yakin, mudah-mudahan Oktober dan November ini target vaksinasi 87.128 lansia di Kepri ini bisa kita capai. Ini kerja kita bersama, sasaran penting kita salah satunya adalah lansia. Mari kita bersama-sama jangan pernah lelah, jangan pernah lengah, kita wajib terus mengedukasi para lansia dengan cara apapun asal mereka benar-benar lulus skrining kesehatan untuk di vaksin,” pungkas Gubernur.

Penulis :Ismail
Editor :Redaksi

Comments
Loading...