Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejar Target 20 Persen Lagi, Pemkab Bintan Door to Door Vaksinasi Warga

Vaksinasi Massal Polres Bintan kepada siswa dan Siswi SMP Bintan, beberapa waktu lalu

PRESMEDIA.ID, Bintan – Program vaksinasi di Kabupaten Bintan sudah mencapai 80 persen. Capaian tersebut dari berbagai partisipasi mulai dari kalangan lansia, tenaga kesehatan (nakes), pelajar atau remaja berusia 12-17 tahun dan masyarakat umum atau rentan.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan meski sudah 80 persen, namun dirinya akan berupaya mangsanya hingga tuntas 100 persen. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan layanan jemput bola atau datang langsung ke rumah-rumah warga (door to door) untuk melakukan vaksinasi.

“Jadi strategi untuk mengejar 20 persen lagi kita akan kerahkan tim medis ke rumah-rumah warga untuk suntik vaksin,” ujar Roby di Kawal, kemarin.

Untuk sasaran vaksinasi di Bintan berjumlah 123.614 orang yang terdiri dari usia diatas 18 tahun sebanyak 107.028 orang dan usia dibawah 18 tahun atau 11-17 tahun sebanyak 16.586 orang.

Penerima vaksinasi itu berasal dari 4 kalangan yaitu nakes sebanyak 1.331 orang, pelayan publik 9.495 orang, lansia 8.805 orang, masyarakat rentan dan umum 87.397 orang. Sementara di usia 12-17 tahun sebanyak 16.586 orang itu dari kalangan remaja atau pelajar.

“Untuk penerima vaksinasi diusia 18 tahun keatas dari 107.028 orang sudah divaksin 86.753 orang. Sedangkan penerima di usia 12-17 tahun dari 16.586 orang sudah disuntik 15.773 orang. Jadi sisanya 20 ribuan orang lagi atau 20 persen lagi yang belum divaksin,” jelasnya.

Untuk menerapkan strategi vaksinasi door to door dalam mengejar 20 persen yang belum divaksin ini dia telah membahasnya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD). Semua instansi telah menyetujui strategi door to door tersebut.

Namun sebelum melaksanakannya, pihaknya akan menyiapkan dulu peralatan, persiapan dan pendataan akurat sehingga nanti jangan terkesan asal bergerak namun harus ada tujuan hasil yang dicapai.

“Jadi kita siapkan data dulu siapa saja yang belum divaksin. Lalu persiapkan peralatannya dan baru bergerak ke lapangan. Sehingga semuanya dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi’

Comments
Loading...