Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Lapas Narkotika Buka Penitipan Keliling Barang dan Makanan Bagi Keluarga WBP di Tanjungpinang

Petugas Lapas Narkotika saat menerima Penitipan Barang dari keluarga WBP di Komplek Ruko Bintan Center KM 9 Kota Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Tanjungpinang membuka Penitipan Barang Keliling (Pangling) pada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Faizal Gerhani Putra, mengatakan program penitipan Keliling ini akan memudahkan keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menitipkan barang dan makanan pada WBP di Lapas Narkotika Tanjungpinang.

“Jadi, karena letak Lapas ini rata-rata jauh dari rumah, ditambah lagi saat ini dalam masa pandemi Covid-19 serta tidak ada kunjungan secara langsung, hingga kami membuka tempat Penitipan,” Ujar Putra saat membuka stand Pastika Bikin Pangling di simpang bundaran naga Komplek Ruko Bintan Center KM 9 Kota Tanjungpinang, Jumat(8/10/2021).

Dengan tempat penitipan ini lanjutnya, pihak keluarga WBP dapat menitipkan barang yang akan disampaikan kepada Napi yang ada di Lapas itu. Nanti Kurir atau sipir akan membawa ke Lapsa untuk disampaikan kepada WBP.

“Hingga saat ini, banyak juga dari keluarga WBP yang beralamat di Tanjungpinang menitipkan barang dan makanan, yang tentunya sebelum menerima dan membawa, kami tanyakan dan periksa dulu,” ujarnya.

Sebenarnya kata Putra, program Penitipan Barang Keliling (Pangling) itu telah 6 bulan berlangsung dengan tempat penitipan di beberapa tempat di Tanjungpinang.

Informasi lokasi titik stand Pangling sendiri, diinformasikan melalui Media Sosial online Sibro (Sistem Berbagi Informasi) yang didalamnya terdapat seluruh keluarga WBP.

Putra menegaskan untuk barang dan makanan yang dititipkan, dilakukan pemeriksaan secara SOP yang berlaku, selain diperiksa disini, pemeriksaan dilakukan dua kali nantinya setelah tiba di Lapas Narkotika Tanjungpinang.

” Kita double cek dengan menggunakan mesin X-Ray,” tegaskan.

Khusus penitipan makanan, juga dibatasi agar tidak terlalu kebanyakan. Dan untuk minuman dan makanan yang dikemas didalam botol dan kaleng juga harus dimasukkan ke dalam plastik transparan.

Saat ini dari 872 orang laki-laki jumlah WBP di Lapas, setiap harinya, ada sebanyak 20 sampai 30 orang keluarga WBP yang menitipkan makanan.

Sementara itu, Cici salah satu keluarga WPB mengatakan, dengan adanya tempat penitipan yang dibuat Lapas itu, sangat membantu pihaknya untuk mengirimkan makanan kepada saudaranya di dalam Lapas Narkotika.

“Sangat membantu karena dengan adanya penitipan ini, Kita tidak perlu lagi jauh-jauh ke Lapas. Semoga program ini dapat berlanjut,” ujarnya.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...