Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Usai Ditangkap, Polisi Wajibkan Kurir Sabu Melapor

Dua tersangka narkoba Mr dan R yang ditetapkan Penyidik Satresnarkoba Tanjungpinang sebagai Tersangka, dan terduga pelaku Kurir inisial U dijadikan wajib lapor oleh Polisi (Foto:Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Satres Narkoba Polres Tanjungpinang memerintahkan seorang kurir narkoba inisial U wajib lapor.

Sementara dua jaringannya sesama kurir narkoba, Mr dan R ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke Penjara.

Kepala seksi (Kasi) Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Suprihadi Hantono mengatakan, penangkapan ketiga pelaku pemilik dan kurir narkoba sabu itu dilakukan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang atas informasi masyarakat.

Infromasi yang diperoleh menyatakan, akan ada transaksi narkoba yang akan dilakukan terduga pelaku Mr di Kelenteng Lampu merah Kelurahan Senggarang Tanjungpinang, pukul 07.00 WIB, Kamis (30/9/2021) lalu.

“Selanjutnya, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap Mr di TKP,” ungkap Suprihadi dalam rilis yang dikirim, Jumat (8/10/2021).

Dari penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan, ditemukan 1 buah kotak rokok berisi 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,36 gram dari saku celana sebelah kirinya Mr.

Selain itu Polisi juga mengamankan 1 unit handphone sebagai alat komunikasi Mr untuk memesan narkotika sabu itu kepada seseorang yang diketahui berinisial R.

“Pengakuan Mr, narkoba sabu itu dibeli dengan harga Rp.400 ribu dari R. Dan atas pengakuan itu penangkapan dilakukan terhadap R di rumahnya Km 24 Toapaya Kabupaten Bintan,” paparnya.

Kepada Polisi pelaku R, mengaku menjual dan menyerahkan 1 (satu) paket narkotika jenis sabu itu ke Mr. bbarang haram itu dikakan R diperoleh dari rekannya inisial U.

“Dalam penangkapan R, anggota juga menyita 1 unit handphone dan 4 lembar pecahan Rp.50 ribu, uang sisa pembelian narkotika jenis sabu,” kata Suprihadi.

Selanjutnya atas pengakuan R itu tim Satnarkoba Polres Tanjungpinang juga menangkap dan mengamankan U di rumahnya Desa Tembeling kabupaten Bintan.

“Kepada petugas U mengakui menghubungi temannya inisial (Hd) yang DPO aga bertransaksi narkotika jenis sabu dengan R,” jelas Suprihadi.

Selanjutnya, Ke tiga pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Tanjungpinang guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Namun dalam proses penyidikan, Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ronny Burungudju, mengatakan dari 3 pelaku yang ditangkap hanya dua yang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan terduga pelaku inisial U saat ini ditetapkan sebagai saksi dengan perintah wajib Lapor.

Ronny berlasan, penetapan Mr dan R sebagai tersangka sudah cukup alat bukti. Sedangkan untuk kurir terduga pelaku U, hingga saat belum cukup alat bukti, hingga ditetapkan hanya sebagai saksi.

“Sudah dilakukan tes, urine ketiganya negatif”, jelas Ronny.

Ronny juga mengatakan jika Hd yang (DPO) tertangkap baru pihaknya bisa menetapkan U sebagai tersangka. Saat ini katanya, anggotanya masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap Hd, karena diduga merupakan pelaku jaringan Narkoba yang lebih besar.

Untuk tersangka Mr dan R dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 Tahun paling lama 15 Tahun.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...