Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Ajak HIPMI Jadikan Kepri Tujuan Utama Kunjungan Wisatawan di Indonesia

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad saat menghadiri Pengukuhan Pengurus PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Badan Pimpinan Daerah Kepri di Batam(Foto:humas-Provinsi Kepri) 

PRESMEDIA.ID, Batam – Pemerintah Provinsi Kepri mengajak seluruh insan pariwisata, masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersatu, mewujudkan kembali Kepri sebagai tujuan utama kunjungan wisatawan di Indonesia.

Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, peningkatan sektor pariwisata Kepri menjadi hal yang utama yang akan dilakukan di tengah pandemi covid-19 yang saat ini mulai reda dengan PPKM Level 1 Kepri.
“Kita perlu bersyukur pemerintah pusat telah menetapkan Kepri PPKM level 1. Hal ini juga menjadi modal kita, untuk kembali menggerakan sektor pariwisata di Kepri,” kata Ansar saat menghadiri pengukuhan pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Hotel Aston Batam Sabtu (9/10/2021).

Pada kesempatan itu, Ansar juga mengajak seluruh elemen di Kepri, untuk menggerakan kembali sektor pariwisata yang ada, sehingga kejayaan Kepri sebagai tujuan wisata terbanyak nomor 2 di Indonesia kembali dapat diraih.

Ansar mengatakan pemerintah Provinsi, juga sudah menyurati Menteri untuk menyampaikan permohonan pembukaan kembali jalur penerbangan dan pelabuhan internasional bagi wisatawan asing ke Kepri.

Selain itu juga diajukan permohonan, agar wisatawan domestik yang masuk ke Batam tidak lagi menggunakan uji Swab-PCR tetapi cukup dengan antigen dengan syarat telah divaksin 2 kali serta memenuhi penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Untuk massa Karantina kita juga meminta, agar massa karantina nya diperpendek dari 8 hari menjadi 5 hari. Harapan kita, apa yang kita mohonkan akan dapat disetujui dan diputuskan pemerintah pusat,” ujarnya.

Kepada seluruh Insan Pariwisata Kepri, Anar juga meminta agar mempersiapkan diri, menyambut keputusan pemerintah pusat itu apabila nantinya disetujui.

“Seluruh insan pariwisata di Kepri kami harapkan dapat mulai mempersiapkan diri, mempersiapkan paket-paket wisata yang murah dan terbaru, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucap Ansar.

Sebagaimana diketahui, melalui surat edaran Gubernur Kepri syarat warga bepergian antar kabupaten/kota di provinsi Kepri, saat ini sudah tidak lagi memakai antigen. Namun demikian, harus sudah di vaksin dosis ke 2 dan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.

Ansar mengakui, dibandingkan sektor ekonomi lainya, sektor pariwisata ditengah pandemi saat ini,  masih menjadi yang terlambat pergerakannya. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memberi relaksasi insentif, pada pelaku Pariwisata sebagaimana yang diminta oleh PHRI.

Namun demikian, lanjutnya, Pemerintah daerah juga tidak mampu memenuhi secara menyeluruh apa yang diajukan oleh PHRI disebebkan keterbatasn keuangan daerah.

“Tapi saya berjanji, akan memberi bantuan dalam bentuk lain seperti kemudahan dalam pengurusan perizinan dan berbiaya murah serta dengan waktu cepat,” ungkapnya.

Secara daring, Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani juga mengatakan, relaksasi insentif bagi pelaku usaha pariwisata itu saat ini sangat dibutuhkan. Hal itu bertujuan untuk mendorong kegiatan usaha Pariwisata yang dilakukan.

Ketua KADIN Kepri Ahmad Ma’ruf Maulana yang turut hadir dalam acara itu juga menyatakan, pemikiran untuk membangkitkan kembali pariwisata Kepri perlu diciptakan melalui pariwisata murah melalui bantuan insentif dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Batam Ardi Winata yang saat itu hadir mewakili Walikota Batam menawarkan, Pemberian insentif pada pelaku usaha Pariwisata Kepri itu, dapat diwujudkan melalui pembentukan satu event bersama dan berkelanjutan.

Even ini dikatakan perlu digelar secara bergiliran di seluruh Kabupaten/Kota, yang tentunya hasil kerjasama Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Kepri, sebagaimana pelaksanaan kegiatan MTQ Kepri.

Sementara itu, Ketua PHRI BPD Provinsi Kepri terpilih Jimmi Ho mengatakan, akan memperkuat kekompakan antar para pengurus dan asosiasi-asosiasi Pariwisata dibawah naungan PHRI dalam menggerakan kembali sektor pariwisata di Kepri.

“Melalui kerjasama dan memperbanyak promosi melalui kemudahan dan fasilitas, saya yakin akan bisa menghidupkan kembali pariwisata Kepri,” ujarnya.

Turut mendampingi Pj.Sekda Kepri Lamidi, Ketua KADIN Kepri Ahmad Ma’ruf Maulana, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kasat Samapta Polresta Barelang Kompol Firdaus, Anggota DPRD Kepri Asmin Patros,  serta hadir secara virtual Ketua Umum PHRI Hariyadi B Sukamdani dan staf khusus Gubernur Suyono Saeran dan Sarafuddin Aluan.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi 

Comments
Loading...