Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

204 PMI dan WNA Tiba dari Singapura dan Malaysia di Batam, Satu Diantaranya Positif Covid

Sejumlah WNI dan WNA yang baru tiba dari Singapura dan Malaysia di Batam, langsung dilakukann PCR Antigen oleh Satgasus Penanganan kedatangan WNI dan WNA di Batam.(Foto:istimewa)

PRESMEDIA.ID, Batam – Sebanyak 204 Warga Negara Asing (WNA) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), tiba dari Singapura dan Malaysia di pelabuhan Internasional Batam Center Batam.

Komandan Satuan tugas khusus (Satgas) Penanganan WNA dan PMI di Kepri Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu melalui rilies Kepala penerangan Korem 033/WP Kepri mengatakan, dari 204 WNA dan PMI itu tiba di pelabuhan Internasional Batam Center-Provinsi Kepri pada Jumat (8/10/2021).

Rincianya, sebanyak 24 orang penumpang menggunakan ferry cepat tiba dari pelabuhan Internasional Tanah Merah Singapura ke Pelabuhan Batam Center Batam pada pukul 12.52 Wib.

“Dari jumlah itu, 18 orang merupakan WNI dan 1 orang WNA,” katanya.

Selanjutnya pada pukul 16.14 Wib, sebanyak 180 orang penumpang yang terdiri dari 177 WNI dan 3 orang WNA tiba dari pelabuhan Internasional Setulang Laut Malaysia ke Batam Center.

Atas ketibaan seluruh penumpang ferry cepat itu, selanjutnya tim Medis Satgassus Kepri langsung melakukan pemeriksaan tes swab Antigen.

Hasilnya, terdapat 1 orang dinyatakan positif Covid-19 yang kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) pulau Galang.

Jimmy Ramoz Manalu juga mengatakan, kebijakan uji swab bagi setiap orang yang datang dari luar negeri ke wilayah Kepri itu,  dilakukan untuk menekan penyebaran penularan Covid-19 di Indonesia.

“Seluruh penumpang termasuk PMI yang tiba dari luar negeri ke Indonesia, langsung kita swab Antigen. Dan yang terindikasi positif langsung dibawa ke RSKI untuk mendapat penangan ,” ujarnya.

Sementara yang dinyatakan negatif swab test antigen-nya, diwajibkan melakukan karantina selama delapan hari. Dan setelah melakukan Karantina, pada hari ke tujuh akan kembali dilakukan tes swab PCR kedua. Jika hasilnya negatif baru bisa melanjutkan perjalanan dan pulang kampung.

“Bagi PMI yang melaksanakan Karantina mereka juga dibebas memilih, melaksanakan Karantina mandiri di Hotel yang telah ditetapkan atau Karantina terpadu sebagaimana yang disiapkan oleh pemerintah di Rusun Batam,” sebutnya.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...