Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Besok Diputuskan Pusat, Kepri Nyatakan Siap Terima Wisman Dari Luar Negeri

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad (Dok-Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik keputusan pusat atas penetapan Bali dan Provinsi Kepri sebagai pilot projek pembukaan kembali pintu masuk wisatawan mancanegara dari luar negeri ke Indonesia.

Atas keputusan itu, Gubernur Ansar mengatakan, Provinsi Kepri dan seluruh unsur dan pengelola kawasan wisata di daerah menyatakan sangat siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara tersebut ke Kepri.

“Untuk kawasan wisata pertama di Kepri yang akan dibuka dan menerima wisatawan adalah Lagoi Bintan,” ujar Ansar saat menggelar konferensi pers dengan sejumlah wartawan di tanjungpinang, Minggu (10/10/2021).

Sebagai tindak lanjut pemerintah provinsi Kepri juga terus melakukan koordinasi dengan pengelola kawasan wisata d  Kepri termasuk dengan pihak BRC sebagai pengelola kawasan wisata Lagoi di Bintan.

“Memang menangani lokasi tempat awalnya kami mengajukan dua kawasan, Lagoi dan Nongsa Point Batam dengan pertimbangan dua kawasan wisata ini merupakan lokasi yang terisolir dari kawasan dan pemukiman masyarakat. Dan hal itu besok akan diputuskan Pemerintah pusat,” ujarnya.

Setelah diputuskan lanjut Ansar, selanjutnya akan ditetapkan mekanisme dan syarat yang harus dipenuhi dalam pembukaan penerbangan dan pelabuhan serta kawasan wisata di Kepri yang akan nenerima kedatangan wisman tersebut.

“Oleh karena itu kita harus mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di pelabuhan dan Bandara, demikian juga di kawasan  wisata, mulai dari tes PCR saat kedatangan dengan waktu 2-3 jam, tempat atau lokasi menunggu serta lokasi karantina bagi wisatawan yang datang dan dinyatakan positif,” ujarnya.

Mengenai teknis dan standar lanjut Ansar, akan ditetapkan pemerintah pusat dan daerah dituntut agar dapat memenuhi segala ketentuan teknis yang ditetapkan.

Ditempat yang sama, Group General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab, mengatakan sangat menyambut baik penetapan kawasan wisata Lagoi Bintan sebagai destinasi wisata di Kepri yang dapat menerima kedatangan wisatawan asing dari luar negeri tersebut.

“Dengan kepercayaan ini, kami di kawasan Lagoi Bintan juga sangat siap menyambut kedatangan wisman tersebut, dengan standar dan mekanisme yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Abdul Wahab yang saat itu mengaku sedang berada di Singapura, juga mengatakan sebagai persiapan, pihaknya di kawasan BRC Lagoi saat ini, juga telah memiliki Laboratorium PCR Swab yang durasi waktu hasil uji tes-nya dapat diketahui dengan cepat. Demikian juga sarana dan prasaran lainya.

Dan atas hal itu Abdul Wahab sebagai pengelola kawasan wisata Lagoi juga meminta target atau schedule dari Pemerintah pembukaan pintu masuk wisatawan tersebut, apakah pada Oktober atau November tahun ini.

“Karena sejumlah pelaku wisata di Singapura, sebenarnya juga sedang menunggu kapan pemerintah Indonesia membuka pintu kedatangan kunjungan ini,” katanya.

Menjawab hal tersebut gubernur Kepri Ansar menyatakan, Perkembangan rencana dibukanya Bali dan Kepri untuk wisatawan mancanegara itu hingga saat ini masih terus dirapatkan Kementerian dan lembaga serta dengan Pemerintah Daerah.

Dalam rapat pertama kata Ansar, pemerintah telah membuka kedatangan wisatawan asing melalui pintu masuk bandara dan pelabuhan di Bali dan Kepri. Selanjutkan, akan kembali disusun mekanisme teknis dan persyaratan yang harus dipenuhi pengelola kawasan dan pemerintah daerah, khususnya mengenai Tes Cepat Molekuler (TCM).

Demikian juga mengenai penanganan, persiapan sarana karantina serta lamanya karantina. Serta syarat turis yang masuk harus sudah menunjukan hasil PCR dari negara asal dan kemudian
setelah sampai juga harus di PCR.

“Kuncinya, cepat lambatnya tergantung dari kesiapan kita di Kepri serta melalui Keputusan pusat. Oleh karena itu, setelah ini kami juga akan melakukan rapat teknis menyikapi sejumlah hal yang harus dipersiapkan,” ujar Ansar.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi 

Comments
Loading...