Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Curi Burung Yogi dan Dedi Diringkus Polsek Tanjungpinang Timur

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syafrudin

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Polsek Tanjungpinang Timur ringkus dua pelaku spesialis pencuri Burung. Kedua pelaku adalah Yogi dan Dedi, yang ditangkap di rumahnya jalan Batu Kucing dan Dedi Batu 9 Kota Tanjungpinang, Sabtu (9/10/2021).

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Syafrudin, mengungkapkan penangkapan kedua pelaku pencuri burung itu, dilakukan atas laporan korban Rio yang mengaku kehilangan lima ekor burung miliknya dari teras rumahnya di Perumahan Kijang Kencana, Senin(27/10/2021).

“Ke 5 ekor burung yang hilang itu berjenis murai batu. Dan pencuriaan burung yang dialami korban ini juga sudah berulang dan bahan yang kelima kali,” ungkap Syafrudin.

Selain korban Rio lanjut Syafrudin, pihaknya juga menerima laporan pencurian burung dari korban Sunardi, dari teras rumahnya di Ganet Kota Tanjungpinang, Selasa (7/9/2021).

Atas Laporan kedua korban, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur melakukan penyelidikan dan menemukan burung kedua korban berada pada pelaku Yogi dan Dedi.

“Atas temuan itu, selanjutnya kami melakukan pengamanan pada keduanya di rumahnya masing-masing,” jelas

Selain mengamankan kedua pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga ekor burung murai batu yang ternyata adalah milik korban Rio dan Sunardi.

Atas temuan dan penangkapan itu, kedua pelaku juga mengakui perbuatannya yang mencuri burung tersebut dari teras rumah masing-masing korban dengan alasan untuk dipelihara sendiri.

“Kedua pelaku mengaku masuk kedalam teras rumah korban dengan cara merusak kunci gerbang lalu mencuri Burung milik korban,” jelas Syafrudin.

Namun kedua pelaku lanjut Kapolsek juga mengaku tidak saling kenal.

Atas kejadian itu, korban Rio mengalami kerugian senilai Rp 37 juta atas hilangnya 3 ekor burung miliknya, dan korban Sunardi Rp10 juta atas dua ekor burungnya yang dicuri.

“Saat ini kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Itu Barang bukti burung yang diamankan, karena merupakan barang bernyawa dan perlu diberi makan dan dirawat sudah diserahkan kepada kedua koban agar dipelihara dan suatu saat dibutuhkan sebagai barang bukti agar dapat dihadirkan.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...