Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kapolres Tanjungpinang Bantah Terima Rp1 M Dana Refocusing APBD dari Pemko Tanjungpinang

Kapolres Tanjungpinang AKBP.Fernando (Foto:Dok-presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang mengaku belum menerima Rp1 Miliar dana hibah APBD yang dimasukan wali kota Tanjungpinang pada 42 miliar anggaran refocusing di APBD 2021.

“Sampai saat ini kami belum ada terima dana itu,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando pada wartawan saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Senin (11/10/2021).

Namun demikian, Fernando mengatakan dalam pelaksanaan Vaksinasi yang dilakukan Pemko, pihaknya dari Polres Tanjungpinang menurunkan personil untuk melakukan pengawalan dan pengamanan ditempat pelaksanaan vaksin yang dilaksanakan Pemko Tanjungpinang.

“Untuk pengawalan ada 6 sampai 8 orang personil pelaksana pengamanan. Memang itu ada honor dan uang makannya. Tetapi sampai saat ini belum menerima,” jelas Fernando.

Selain itu, Ia juga menyebutkan telah menerima informasi, bahwa dana itu akan direalisasikan ke masing-masing Personil yang melakukan penjagaan, pengawalan dan pengamanan vaksin.

“Namun kalau secara langsung kami terima Rp1 Miliar itu tidak ada,” jelasnya.

Personil Kepolisian lanjutnya, memang setiap hari melakukan pengawalan dan pengamanan baik untuk mengantar atau menjemput vaksin di Tanjungpinang.

Dan apakah anggaran dimaksud yang dialokasikan Pemko dalam refocusing anggaran APBD itu adalah untuk penjemputan atau tidak, Fernando mengaku belum tahu.

“Sepengetahuan saya, untuk honor anggota Polres yang di lapangan katanya akan diterima atas honor itu ya syukur Alhamdulilah. Tapi kalau ada nanti secara tertulis kan jelas, tetapi saat ini saya tidak mau berasumsi,” pungkasnya.

Salah seorang anggota Polres Tanjungpinang yang mengaku sering melaksanakan tugas pengawalan pengamanan dan penjagaan vaksin, hingga saat ini mengaku tidak pernah menerima honor dari kegiatan Vaksinasi itu.

“Sampai saat ini, saya belum pernah menerima dana itu,” ujar anggota Polisi yang namanya enggan dituliskan ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah kota Tanjungpinang melalui Peraturan Walikota Rahma, melakukan refocusing Rp36 miliar anggaran APBD 2021 ditambah Rp.6 Miliar dana BTT untuk penanganan Pandemi Covid-19.

Dari puluhan miliar alokasi anggaran itu, Polres Tanjungpinang memperoleh Rp1 miliar untuk pencegahan gangguan keamanan, ketertiban umum melalui deteksi dini, pembinaan dan penyuluhan serta pelaksanaan Patroli pengamanan dan pengawalan.

Selain Polres Tanjungpinang, Dinas Kesehatan dan Puskesmas di kota Tanjungpinang juga memperoleh Rp27.765 Miliar dana tersebut. Kemudian Satpol-PP Peroleh Rp1.722 Miliar, dan BPBD Kota Tanjungpinang habiskan Dana Rp3.435 Miliar.

Anehnya dari Rp.42 miliar anggaran yang direfokusing Wali kota Tanjungpinang ini, diduga sarat dengan kepentingan pejabat di Pemko Tanjungpinang karena digunakan untuk pembayaran Honorarium, SPP Perjalanan, Makan dan minum serta kue dan mue rapat.

Pemerintah kota Tanjungpinang yang beberapa kali dikonfirmasi dengan penggunaan dana Refocusing APBD 2021 ini, sangat tertutup dan enggan memberi tanggapan.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...