Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tunggu Persetujuaan Pusat Dibuka, Ini Bandara, Pelabuhan dan Kawasan Wisata Yang Diajukan Kepri Pintu Masuk Wisman

Kedatangan Wisatawan Asing di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
Kedatangan Wisatawan Asing di Pelabuhan Internasional Tanjungpinang.(Dok:presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah provinsi Kepri saat ini masih menunggu persetujuan Pusat untuk pembukaan Bandara, Pelabuhan serta Kawasan Wisata di Provinsi Kepri yang dibuka dan menerima kedatangan wisatawan Luar Negeri ke Provinsi Kepri.

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, sejumlah bandara yang diajukan ke pusat untuk dibuka bagai wisatawan asing di Kepri itu adalah Bandara Internasional Hang Nadim Batam serta Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

“Sedangkan pelabuhan, yang kita usulkan kemarin adalah Pelabuhan Batam Center dan Tanjungpinang serta pelabuhan di kawasan wisata terpadu seperti Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT) di Lagoi Bintan dan Pelabuhan Internasional Nongsa yang dikelola oleh PT.Nongsa Pura Terminal Bahari di Batam,” ujarnya pada wartawan di Tanjugpinang Senin (11/10/2021).

Untuk kabar Mulai dibuka dan penetapan bandara serta pelabuhan mana saja yang  bisa dibuka, Ansar Ahmad mengatakan, hingga saat masih menunggu pemberitahuan dari pemerintah Pusat.

“Kita masih tunggu pemberitahuaan dan mekanisme teknisnya dari Pusat hari ini. Kita harapkan sih 14 Oktober ini sudah bisa mulai dibuka. Mudah-mudahan apa yang diisyaratkan pusat nantinya pada pembukaan pintu masuk Wisman ini akan dapat kita koordinasikan dengan pengelola Bandara, Pelabuhan serta Kawasan wisata yang ada di Kepri,” ujarnya.

Merujuk dari persiapan sarana dan prasarana pada pembukaan penerbangan di Bandara Bali, Ansar juga mengatakan, jika memang sarana dan prasarana khususnya laboratorium PCR Swab untuk Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi  WNA dan turis yang tiba di Kepri, akan diupayakan dalam waktu 45 menit di masing-masing Bandara dan pelabuhan hasilnya sudah keluar.

“Jadi ketika WNA atau wisman datang langsung PCR, dalam waktu 45 menit hasil harus sudah keluar. Selanjutnya, jika memang negatif bisa langsung ke kawasan penginapan yang dituju, dan jika positif sudah dapat dilakukan tindakan berupa karantina di tempat dan lokasi yang sudah disediakan,” jelasnya.

Intinya kata Ansar, pemerintah Kepri sangat mengharapkan pusat merespon apa yang menjadi permintaan daerah dalam menumbuhkan sektor pariwisata untuk peningkatan ekonomi.

Selanjutnya, setelah ada pemberitahuaan mulai dibuka melalui surat resmi, serta prasyarat yang harus dipenuhi, maka akan segera dikoordinasikan dengan Bandara, Pelabuhan dan Kawasan wisata  yang ditetapakan itu sebelum nantinya dibuka.

Intinya, tegas Ansar, Pemerintah Provinsi Kepri saat ini sangat siap menerima wisatawan mancanegara itu ke Kepri sesuai dengan keputusan pusat.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...