Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ini Tanggapan Ansar Mengenai Jefridin Tidak Masuk Calon Sekda Kepri

Ansar Ahmad: Ini Pemilihan Sekda, Bukan Pemilihan Jefridin

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad (Dok-Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, tidak lolosnya nama Jefridin dalam 3 besar calon sekda Kepri, sepenuhnya merupakan penilaian dari Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPT) Sekda provinsi Kepri.

Ansar juga mengatakan, pihaknya juga tidak pernah meminta atau mengintervensi tim Pansel JPTI Sekda Kepri itu, karena mengaku sadar, seleksi yang dilakukan merupakan Pemilihan Sekda dan bukan Pemilihan Jefridin.

“Saya pun tidak pernah mengintervensi mereka (Tim Pansel-red), karena saya juga tahu ini kan Pemilihan Sekda, bukan pemilihan Jefridin,” ujar Ansar pada sejumlah wartawan saat dikonfirmasi di Dompak Tanjungpinang Senin (11/10/2021).

Jadi, lanjutnya Ansar kenapa orang hanya bicarakan Jefridin, karena sebagaimana dari awal banyak peserta yang mendaftar. Dan mengenai siapa yang lolos dan tidak lolos sepenuhnya diserahkan kepada peniliaan Pansel yang terdiri dari Rektor, Staf ahli Mendagri dan dari BKN.

“Pansel tersebutlah yang menentukan, Harusnya semua orang dapat lebih mengerti, Siapa sih Sekda itu, tentunya yang harus bisa bekerja sama dengan Kepala daerah,” jelas Ansar.

Tiga nama dari 8 orang peserta yang sudah diumumkan Tim Pansel lanjut Ansar, sudah sesuai dengan penilain yang dilakukan Pansel dan tidak ada intervensi dari dirinya selaku Gubernur.

“Saya hanya menyampaikan ke Pansel nilainya apa yang ada,” ujarnya lagi.

Saat ini lanjutnya, tiga nama dengan nilai tertinggi calon sekda Kepri dari hasil seleksi Pansel itu, telah diteruskan ke Presiden melalui Menteri dalam Negeri. Mengenai hasil siapa nanti yang akan dipilih dan dilantik, Ansar sendiri mengaku, hingga saat ini masih menunggu.

“Kita tunggu ajalah hasilnya dari Mendagri. Tim Penilai Akhir (TPA) akan memilih satu dari tiga nama tersebut yang akan diajukan Mensesneg ke bapak Presiden. Setelah ada SK dari Presiden baru kita lakukan pelantikan,” ujarnya.

DPRD Harapkan Sekda Kepri Terpilih Orang Yang Bisa Berkoordinasi

Ditempat terpisah anggota DPRD Kepri Sahat Sianturi mengatakan, tidak lolosnya Jefridin sebagai calon sekda Kepri sepenuhnya merupakan keputusan dan penilaiaan tim Pansel.

Dan jika dilihat dari kemampuan managerial, menurutnya bisa saja Jefridin bagus dan unggul di satu sisi, Tetapi di sisi lain lemah. Demikian juga dengan kriteria kemistrinya dengan kepala daerah-nya.

“Jadi kalau saya ditanya mengapa Jefridin tidak lolos  3 calon sekda dengan nilai tertinggi, berarti ada kekurangan-nya dari sisi penilaian Pansel ,” ujar Sahat belum lama ini.

Dan Sahat melanjutkan, mengenai siapapun nanti yang terpilih dan dilantik menjadi Sekda Kepri, pihaknya berharap, hendaknya merupakan orang dapat berkoordinasi dengan Dewan sebagai mitra sejajar pemerintah, khususnya dalam program legislasi, pembahasan anggaran serta pelaksanaan program Pembangunan.

“Karena selama ini, hal ini yang sering kami alami, khususnya dalam pembahasan anggaran. Gubernurnya ada, tapi Sekda selaku ketua TAPD dan pejabat administrator Pemerintah susah hadir dan dihubungi oleg Dewan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekda Provinsi Kepri 2021, secara resmi mengumumkan 3 nama calon Sekretaris daerah (Sekda) Kepri dengan nilai peringkat tertinggi Jumat (8/10/2021)

Tiga dari 8 peserta calon sekda yang dinyatakan lolos dan menduduki peringkat terbaik serta direkomendasikan untuk diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau adalah, 1.Hadi Prihantara, 2.Misni dan 3 Sardison.

Ketiga nama itu diumumkan Panitia Seleksi terbuka JPT Madya Sekda Provinsi Kepri 2021 melalui Surat Keputusan Nomor:04/PANSEL-JPTM/KEPRI/2021 tanggal 8 Oktober 2021.

Sekretaris Kota Batam, Jefridin bersama 4 peserta lainya, dinyatakan tidak lolos sebagai calon sekda Kepri.

Sebagaimana diketahui, Jefridin yang sebelumnya disebut merupakan lulusan Cumlaude Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pimpinan Lembaga Administrasi Negara (LAN) sempat digadang-gadang sebagai salah satu calon kuat yang akan menjadi sekda Kepri.

Namun kenyataanya, dalam Seleksi akhir Tim Pansel, Jefridin “Keok” dan tidak masuk sebagai salah satu dari 3 nama calon Sekretaris daerah (Sekda) Kepri dengan nilai peringkat tertinggi.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Comments
Loading...