Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
DPRD Lingga

Bupati dan Wabup Lingga Panggil 22 Perusahan Tambang di Lingga

M.Nizar: Saya Ingin Investasi di Lingga Sesuai Aturan

Sejumlah Pelaku dan Perwakilan Perusahaan Tambang di yang menghadiri pertemuan dengan Bupati dan wakil Bupati Lingga (foto:Aulia/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Lingga –  Pemerintah Kabupaten Lingga memanggil dan mengumpulkan 22 pimpinan  dan perwakilan perusahaan tambang Pasir, Timah dan Bauksid di Kabupaten Lingga.

Pertemuan yang dikemas dalam silaturahmi itu digelar di ruang rapat Kantor Bupati Lingga pada Senin (11/10/2021).

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan pemerintah Kabupaten Lingga sangat terbuka dan mendukung masuknya investasi di daerah. Namun demikian, kehadiran para investor tambang itu, diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Selain itu, M.Nizar juga mengatakan, aktivitas tambang yang dilakukan sejumlah pengusaha di Lingga itu harus benar-benar legal dan memenuhi syarat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ramah lingkungan serta berpihak pada masyarakat serta memberikan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga

“Saya mengapresiasi saudara-saudara yang telah memilih Kabupaten Lingga sebagai daerah tujuan investasi, Namun demikian kami juga mengenakan, agar setiap kegiatan investasi khusunya disektor tambang dilaksanakan dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,”kata Nizar pada rekanan investor tambang yang saat itu hadir.

Kika dalam proses investasi terdapat kendala dalam pemgeurusan adminisyrasi dan izin, lanjut mantan wabup Lingga itu, hendaknya dapat disampaikan ke Pemrintah daerah.

Begitu juga bagi perusahaan tambang yang sudah punya Izin Usaha Pertambangan (IUP), tetapi berada dalam kawasan hutan, Agar segera dilakukan penyelesaian atau persetujuan pinjam pakai kawasan hutan kepada Kementeriaan Kehutanan.

“Saya tidak ingin terjadi hal seperti yang dialami PT.Yeyen Bintan Permata di Desa Tinjul, yang saat ini menghebohkan dunia tambang, dan menjadi pusat perhatian aparat hukum di pusat dan daerah. Ini untuk kebaikan kita semua agar saudara-saudara dapat bekerja dengan tenang,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, perusahan tambang PT.Yeyen Bintan Permata dilakukan penindakan dan penyegelan dan penyitaan alat berat oleh Tim Penegakan Hukum (Gakkum) serta mengamankan sejumlah pekerja karena melakukan pertambangan di kawasan hutan tanpa izin.

“Undang-undang pertambangan kita jelas melarang adanya kegiatan penambangan diluar Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau membabat huta tanpa izin,” tegas Nizar.

Nizar juga mengatakan, terkait kewenangan tambang, saat ini memang menjadi kewenangan Pemerintah pusat dan Provinsi Kepri. Namun demikian, mengenai kebijakan pemanfaatan ruang, pembinaan dan pengawasan pengelolaan lingkungan merupakan kewenangan pemerintah daerah di Kabupaten Lingga.

Apalagi kata NIzar, baru-baru ini pemerintah sudah menerbitkan PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

Dalam pasal 179 dan pasal 180 PP tersebut, mengatur tentang kewajiban perusahaan pemegang IUP, mengalokasikan dana untuk program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan Anggaran Biaya (RKAB) tahunan, dengan besaranan minimumnya yang ditentukan.

“Jadi, jangan karena pemerintah daerah sudah tidak punya kewenangan, lalu semua urusan ditimpakan kepusat,” ucapnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy. Ia mengatakan, agar semua Perusahaan tambang di Lingga itu menyelesikan perizinaanya sesuai dengan pareaturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tolong diselesaikan syarat-syarat izinnya. Kalau ada yang kurang kami siap memfasilitasi apa-apa yang kurang. Ini salah satu bentuk kerjasama kita melakukan produksi diwilayah Kabupaten Lingga, sehingga investasi di daerah bisa mendukung terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat kita,” tegas dia.

Adapun sejumlah perusahaan tambang yang hadir dan saat ini melakukan aktivitas Pnambangan di Lingga adalah:
1.PT.Yeyen Bintan Permata,
2.PT.APP,
3.PT.Satu Nusa Alam,
4.PT.Sanimas Mekar Abadi,
5.PT.Mitra Persada Resource,
6.PT.Sirtu Alam Persada,
7.PT.Cipta Persada Mulia,
8.PT.Growa Indonesia,
9.PT.Tri Tunas Unggul,
10.PT.CSS,
11.PT.TBJ,
12.PT.PSB,
13.PT.NAP,
14.PT.MMI,
15.PT.ECMB,
16.PT.BBP,
17.PT.Indo Inter Intraco.
18.PT.Indoprima Karisma Jaya,
19.PT.KIS,
20.PT.Energi Dua Persada,
21.PT.Bukit Alam Indo dan
22.PT.Singkep Tuah Persada.

Penulis:Aulia
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...