Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Biaya Tes Psikologi Perpanjangan Sim C di Polres Tanjungpinang Lebih Mahal dari PNBP Negara

Salah Seorang Warga pemohon SIM ke Polres Tanjungpinang, menguruskan Tes Psikologi di ARKA Psikologi Mitra Polres Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sejumlah warga di Tanjungpinang, mengeluhkan mahalnya biaya Tes Psikologi untuk syarat pengurusan permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) model C di Polres Tanjungpinang.

Bahkan biaya syarat administrasi tes psikologi itu, lebih mahal dari setoran PNBP yang harus dibayarkan pemohon SIM ke Negara.

Warga-pun mengaku, untuk perpanjangan SIM dan pengurusan baru harus merogoh kocek hingga Rp 250 ribu hingga Rp300 ribu. Sejumlah dana itu meliputi, Pengurusan Hasil Psikologi Rp100 ribu, Surat Kesehatan Rp50 ribu dan PNBP SIM yang harus disetrokan ke Kas negara Rp75-100 ribu termasuk biaya lainnya.

“Jadi hal ini sangat aneh, kok bisa biaya persyaratan lebih mahal dari Biaya resmi PNBP yang dikutip oleh negara,” ujar Budi salah seorang warga Tanjungpinang.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 untuk biaya perpanjang SIM A ditetapkan sebesar Rp80.000 dan biaya perpanjang SIM C Rp75.000. Adapun tarif biaya untuk pengurusan SIM lainnya adalah sebagai berikut:

Biaya perpanjang SIM A dan A umum: Rp 80.000
Biaya perpanjang SIM B1 dan B1 umum: Rp 80.000
Biaya perpanjang SIM B2 dan B2 umum: Rp 80.000
Biaya perpanjang SIM C: Rp 75.000
Biaya perpanjang SIM C1: Rp 75.000
Biaya perpanjang SIM C2: Rp 75.000
Biaya perpanjang SIM D: Rp 30.000
Biaya perpanjang SIM D khusus D1: Rp 30.000
Biaya perpanjang SIM Internasional: Rp 225.000.

Selain biaya perpanjang SIM di atas yang masuk ke PNBP, Pemohon perpanjang SIM juga perlu mengeluarkan biaya lainnya yakni biaya tes kesehatan dan biaya tes psikologi.

Sebelumnya, Kepala Satuan Lalulintas Polres Tanjungpinang, AKP I Made Putra Hari Suargana, mengatakan syarat baru Tes psikologi itu sudah mulai diberlakukan sebagai tambahan syarat pengurusan SIM.

Mengenai tempat pelaksana Tes Psikologi, I Made mengatakan, harus dikeluarkan lembaga psikologi yang telah mendapatkan rekomendasi dari bagian Psikologi Biro SDM Polda Kepri.

“Kalau di Tanjungpinang ada ARKA Psikologi yang ada di samping Polres Tanjungpinang,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Administrasi Arka Trans Psikologi Karin, mengatakan persyaratan untuk tes psikologi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) diantaranya KTP asli dan foto copy KTP dan surat keterangan kesehatan.

Selanjutnya untuk Warga Negara Asing (WNA), selain itu ditambah dengan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) dan paspor yang asli dan di foto copy.

“Bagi yang memperpanjang SIM ditambah kartu Sim asli biayanya Rp100 ribu,” kata Karin saat ditemui di Kantor Arka Trans Psikologi, tepatnya di samping Polres Tanjungpinang di jalan Raja Haji Fisabilillah KM 5 Tanjungpinang, Senin(11/10/2021).

Karin menjelaskan dari 1 Oktober 2021 sampai saat ini, sudah sebanyak tiga ratusan orang yang melakukan tes psikologi di Klinik-nya.

Satu hasil tes Psikologi, dapat digunakan selama 6 bulan. Sesuai dengan tujuan, tes Psikologi dilakukan agar setiap pemohon SIM dapat mengendalikan diri sendiri dan pengendalian emosi.

“Sebelum tes juga kita lakukan penjelasan untuk mengisi soal-soal dalam tes psikologi. Lama tes antara 15-20 menit saja. Dan rata-rata semua yang tes lulus semua,” jelasnya.

Namun demikian salah seorang pemohon SIM Leli mengaku tidak keberatan dengan penambahan syarat permohonan SIM yang ditetapkan Polisi. Sebab menurutnya, dengan tes psikologi yang dilakukan, dia juga akan mengerti lagi dengan rambu-rambu lalu lintas dan hal itu sesuai aturan yang berlaku.

“Ada baiknya juga tes psikologi dan ini aturan baru buat Sim,” katanya di Mapolres Tanjungpinang.

Penulis: Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...