Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bintan Resort Berharap Indonesia Izinkan Wisman Singapura Masuk Lagoi Melalui Skema VTL

Group General Manager (GGM) PT.Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab.

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pengelola Kawasan wisata Lagoi di Bintan Provinsi Kepri meminta pemerintah Indonesia meninjau ulang pelarangan Warga Negara dan Wisman dari Singapura berkunjung Provinsi Kepri-Indonesia.

Group General Manager GGM PT BRC, Abdul Wahab berharap, Pemerintah Pusat Indonesia, mengizinkan wisman dan WNA Singapura yang sudah divaksin dan dinyatakan Negatif Covid-19 masuk ke kawasan wisata Lagoi di Bintan Provinsi Kepri melalui skema travel Buble atau Vaccinated Travel Lane (VTL).

Meskipun secara keseluruhan Singapura tidak diizinkan untuk masuk ke Indonesia. sebut Abdul Wahab, tetapi diharapkan ada kekhususan yang diberikan pemerintah pusat bagi tamu dari Singapura untuk berkunjung kawasan Bintan Resort di Lagoi-Bintan Provinsi Kepri.

Hal itu dikatakan Abdul Wahab menanggapi pernyataan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual yang menyatakan WNA atau wisman dari Singapura tidak diizinkan masuk ke Indonesia.

Menurutnya, pernyataan Menko Marvel dan Menteri Bidang Perekonomian itu, adalah hasil monitoring PPKM dan hasil statistik kenaikan kasus positif Covid-19 di Singapura masih tinggi.

Tetapi hari ini kata Wahab, angka kasus positif Covid-19 itu telah mengalami penurunan, dan Singapura juga terus melakukan evaluasi dalam penanganan positif Covid-19 dalam 2 minggu sekali.

“Sehingga dalam waktu 14 hari kedepan, terhitung dari 12 Oktober saat ini kasus di Singapura akan turun dan berada di level 1,”ujarnya.

Hari ini saja, sebut Abdul Wahab yang mengaku juga sedang berada di Singapura, kasus positif Covid-nya juga sudah mulai turun.

“Selepas 14 hari kedepan kita belum tau. Bisa saja turun lagi. Karena Singapura akan umumkan hasil evaluasinya 2 pekan sekali atau tanggal 24 Oktober mendatang,” jelasnya.

Atas hal itu, Abdul Wahab mewakili Bintan Resort Lagoi juga meminta ke Pemerintah Provinsi Kepri untuk mengajukan ke Pusat, agar wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura itu diberi izin masuk ke Kepri khususnya ke Bintan, melalui skema travel bubble antara Indonesia-Singapura atau Vaccinated Travel Lane (VTL) yang sebelumnya juga sudah pernah dibicarakan.

Untuk membicarakan hal ini, lanjut Abdul Wahab, Gubernur Kepri bersama Bintan Resort direncanakan juga akan melakukan pertemuan untuk membahas hal tersebut bersama dengan Kementerian Singapura pada Jumat mendatang.

“Disitu akan dibahas agar skema VTL dapat dilakukan antara Singapura dengan Kepri khususnya Bintan Resort. Sehingga orang atau WNA dari Singapura, yang boleh masuk ke Bintan itu sudah terdata di VTL. Yaitu orang yang sudah divaksin dua kali di Singapura kemudian sudah melakukan PCR dengan hasil negatif. Jika keduanya sudah, maka diizinkan masuk ke Lagoi dan jika ingin kembali ke Singapura turis itu harus PCR di Lagoi,” ucapnya.

Menanggapi permintaan pengelola Kawasan Lagoi Bintan ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad belum memberikan tanggapan.

Sebelumnya, gubernur Kepri sudah mengajukan dan mengupayakan pada pemerintah Pusat, agar program Travel Buble dan pembukaan pintu masuk wisman dari Singapura dapat diberikan Pusat ke sejumlah destinasi wisata yang terisolir di Kepri.

Kedua kawasan yang diajukan Pemerintah saat itu adalah kawasan Wisata Lagoi dengan pintu masuk Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT) di Lagoi Bintan, dan Pelabuhan Internasional Nongsa yang dikelola oleh PT.Nongsa Pura Terminal Bahari di Batam sebagai pintu masuk dari Singapura langsung.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia secara resmi membuka pintu masuk Wisatawan ke Bali dan Provinsi Kepulauan Riau mulai 14 Oktober 2021.

Namun dari 18 negara asal wisatawan yang bisa masuk ke Indonesia itu, justru wisatawan dan WNA dari negara tetangga Singapura tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia, akibat kasus pandemi Covid-19 di negara Singa itu saat ini sedang meningkat.

Penulis :Hasura
Editor :Redaktur

Comments
Loading...