Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemprov Kepri Berharap, Pusat Izinkan Wisman dan WNA Singapura Masuk ke Kawasan Ini

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar. (Foto : Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri menyatakan sangat menyambut baik kebijakan pemerintah Pusat yang membuka kembali pintu masuk Wisatawan asing secara terbatas ke Bali dan Provinsi Kepri.

Kepala dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan, pembukaan pintu masuk Wisman ke Kepri khususnya dua kawasan destinasi wisata Kepri yaitu Kawasan Wisata Lagoi di Bintan dan kawasan wisata Nongsa Pura Batam dari Singapura dan Malaysia ini sesuai dengan yang diajukan Gubernur Kepri sebelumnya.

“Sesuai dengan yang diajukan Pak Gubernur pada rapat Koordinasi dengan Menteri kemarin, Untuk Kawasan Wisata di luar Bandara dan Pelabuhan, kawasan wisata yang diusulkan menerima wisman adalah kawasan industri Pariwisata Lagoi dan Nongsa Pura Batam.

Kenapa dua kawasan ini yang diajukan? Karena lanjut Buralimar,  tempatnya sangat exclusive dan kesiapan sarana prasarananya mulai dari laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) disana sangat lengkap dan bagus. Dua kawasan ini juga terisolir dari kawasan masyarakat.

Di Lagoi sendiri sebut Buralimar, sebagai mana hasil peninjauan Kementerian perhubungan kemarin, penanganan Covid-nya juga sangat bagus.

Sedangkan untuk pelabuhan ferry diluar Pariwisata, Pemerintah Pusat juga sebelumnya telah memutuskan agar fungsi Pelabuhan Internasional Batam Center dan Tanjungpinang dibuka kembali sebagaimana semula, untuk pemulangan PMI dan WNI dari Luar Negeri.

Selain itu, pemerintah Provinsi Kepri juga mengharapkan, agar pemerintah juga membuka dan memperbolehkan kedatangan Wisman dan WNA dari Singapura ke Kawasan wisata Lagoi di Bintan dan Nongsa Pura di Batam provinsi Kepri dalam mendukung dan menunjang sektor wisata.

Karena lanjut Buralimar, Wisman atau turis yang datang ke Kepri ini, tidak seperti yang datang ke Bali yang bisa direct (Langsung) dari Luar negeri ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Balai.

Wisatawan dari seluruh dunia yang datang ke Kepri ini tidak ada yang direct langsung, Tetapi banyakan yang turun di Singapura atau Malaysia. Kemudian menyeberang menggunakan Ferry cepat ke sejumlah kawasan destinasi wisata di Kepri seperti ke Lagoi di Bintan, Nongsa Pusar di Batam dan daerah lainya.

“Jadi kita sangat berharap melalui kebijakan pemerinta pusat, pintu masuk wisatawan dan WNA dari Singapura dibuka untuk Kepri, dengan memenuhi ketentuaan dan aturan yang ditetapakan oleh Pemerintah,” jelasnya.

Keputusan dan ketetapan mekanisme itu lanjut Buralimar, seluruhnya adalah ditentukan Pusat, sementara daerah dan pelaku usaha Periwisata di Kepri, hingga saat ini terus mempersiapkan prasyarat yang ditentukan oleh pemerintah.

“Sampai saat ini, kami terus berkoordinasi dengan pengelola kawasan wisata di Lagoi dan Nongsa Pura higga apa yang di persyaratkan Pusat kawasan ini dapat memenuhi sambil menunggu ketetapan Instruksi dari Kementerian pusat mengenai mekanisme teknisnya,” jelasnya.

Sebelumya Pengelola Kawasan wisata Lagoi di Bintan Provinsi Kepri, juga meminta, agar pemerintah Indonesia meninjau ulang pelarangan Warga Negara dan Wisman dari Singapura berkunjung dan masuk ke Provinsi Kepri-Indonesia.

Group General Manager GGM PT BRC Abdul Wahab berharap, Pemerintah Pusat Indonesia, mengizinkan wisman dan WNA Singapura yang sudah divaksin dan dinyatakan negatif Covid-19 datang dan berkunjung ke kawasan wisata Lagoi di Bintan Provinsi Kepri melalui skema travel Buble atau Vaccinated Travel Lane (VTL).

Ia juga menyampaikan, meskipun secara keseluruhan Singapura tidak diizinkan untuk masuk ke Indonesia, tetapi diharapkan ada kekhususan yang diberikan pemerintah pusat bagi tamu dari Singapura untuk berkunjung ke kawasan Bintan Resort di Lagoi-Bintan Provinsi Kepri.

Penulis :Redaksi 
Editor   :Redaksi

Comments
Loading...