Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

“Keok” di PT.Pekanbaru, Kejari Tanjungpinang Kasasi Vonis Denda Rini Pratiwi ke MA

Terdakwa dugaan penggunaan Titel Palsu, Anggota DPRD Tanjungpinang Rini Pratiwi saat disidang di PN Tanjungpinang.(Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mengajukan upaya kasasi vonis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru atas terdakwa Rini Pratiwi dalam kasus penggunaan titel palsu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang Sudiharjo, mengatakan atas putusan PT.Pekanbaru yang menolak banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas terdakwa Rini Pratiwi pihaknya menyatakan akan mengajukan kasasi ke MA.

“Kita sudah tahu, putusannya menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang,” kata Sudiharjo saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, Jumat(15/10/2021).

Atas penolakan Banding Jaksa itu lanjut Sudiharjo, pihaknya akan mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung.

Namun saat ditanya kapan akan mengajukan kasasi, Sudiharjo menyampaikan setelah pihaknya menerima Relaas Petikan Putusan dari PN Tanjungpinang.

“Upaya kasasi akan kami lakukan setelah pemberitahuan kami diterima,” ucapnya.

Di Tempat terpisah, Humas PN Tanjungpinang M.Sacral mengatakan, kepaniteraan PN telah memberi tahu dan mengirikan Relaas petikan Putusan Banding PT Pekanbaru atas terdakwa tersebut ke JPU dan terdakwa.

“Petikan putusan bandingnya sudah diberitahu pada Selasa 12 Oktober 2021 untuk terdakwanya dan JPU nya,” ujar Sacral.

Namun mengenai upaya kasasi yang disebutkan Jaksa, Sacral mengatakan, sampai saat ini, PN Tanjungpinang belum menerima pernyataan kasasi dari JPU tersebut.

“Sekarang belum ada, tapi coba langsung konfirmasi ke JPU nya,” pungkasnya.

Sebelumnya Hakim PT  Pekanbaru menolak banding Jaksa Penuntut umum atas terdakwa Rini Pratiwi dalam kasus penggunaan titel palsu.

Hakim PT Pekanbaru menyatakan, menguatkan putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, yang sebelumnya menghukum terdakwa anggota DPRD kota Tanjungpinang itu dengan hukuman denda atas penggunaan titel palsu.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...