Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kasus Covid-19 di Kepri Terkendali, Seluruh Kabupaten/Kota Saat ini Zona Kuning

Maksimalkan Tracing. Pemko Tanjungpinang melakukan rapid antigen kepada pedagang pasar. (foto : istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kasus Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau terus terkendali. Peta risiko di seluruh kabupaten/kota saat ini berstatus zona kuning atau resiko rendah penyebaran Covid-19.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Lamidi, menjelaskan saat ini kasus konfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepri terus mengalami penurunan.

Kendati demikian, pada Kamis (14/10/2021) kemarin masih ada penambahan 8 kasus hingga total kasus aktif Covid-19 Kepri saat ini 112 orang. Sedangkan yang sembuh, juga vbertambah 16 orang.

“Jadi, kendati ada penambahan kasus, juga dibarengi dengan kesembuhan,” ungkapnya, Jumat (15/10/2021).

Dengan demikian lanjut Lamidi, berdasarkan persentase angka, kesembuhan Covid-19 di Kepri per 14 Oktober 2021 mencapai 96,54 persen. Sedangkan angka pasien meninggal dunia sebesar 3,25 persen dan kasus aktif sebesar 0,21 persen.

Kemudian, untuk angka positif rate di seluruh wilayah Kepri juga semakin membaik sebesar 0,67 persen. Seperti di Kota Tanjungpinang berada diangka 0,88 persen, Kota Batam 0,10 persen, Bintan 0,54 persen, Karimun 1,29 persen.

Sedangkan, Kabupaten Lingga 0,25 persen, Anambas 0,23 persen, dan Kabupaten Natuna 0,76 persen. Untuk angka BOR di Kepri juga sudah sangat jauh mengalami penurunan dengan 3,10 persen.

“Saat ini aktivitas sosial mulai kembali dibuka, hampir normal. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku untuk memutus rantai penularan Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, sebelumnya Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengaku optimis dengan kondisi sejumlah daerah di Kepri akan berstatus PPKM level I. Sebelumnya juga, Kementerian Kesehatan menetapkan PPKM Level I di tiga daerah di Provinsi Kepri yakni Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

“Hal ini tentunya yang nantinya akan menjadi modal dasar kita dalam menjalankan program pemulihan ekonomi,” katanya.

Diketahui, daerah lainnya di Kepri yakni Kabupaten Natuna, Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga masih berada pada Level II. Di Kabupaten Karimun juga potensial ditetapkan sebagai Level I PPKM jika angka kematian pasien Covid-19 kecil dari 5 persen.

Menurut dia, keempat kabupaten di Kepri itu berpotensi ditetapkan sebagai Level I PPKM bila penelusuran atau racing terhadap orang-orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 dilakukan secara maksimal.

Hasil penelusuran kontak erat terhadap pasien Covid-19 itu kemudian dilanjutkan dengan tahapan pemeriksaan atau testing, dan perawatan atau treatment jika dibutuhkan.

“Tiga hal itu (penelusuran, tes dan pengobatan) harus dilakukan secara maksimal sehingga hasilnya memadai. Ini yang menjadi dasar penilaian suatu daerah layak ditetapkan sebagai Level I PPKM,” jelasnya.

Meski demikian, Ansar menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Karena kedisiplinan menjalankan prokes menjadi salah satu kunci penting untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan Covid-19.

“Tentunya kita terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan Prokes. Serta memperkuat upaya Testing, Racing, Treatment (3T) dan percepatan pemberian vaksinasi terhadap masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...