Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Roby Sedekahkan Gajinya ke Baznas Bintan Hingga Akhir Masa Jabatan

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, membayar zakat mal melalui aplikasi pembayaran di gawainya. (Foto : Humas Pemkab Bintan)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyedekahkan seluruh gajinya hingga akhir masa jabatan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai menyerahkan zakat penghasilan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bintan di Aula Kantor Bupati Bintan, beberapa waktu lalu.

“Mulai dari bulan ini hingga akhir masa jabatan, saya akan menginfakkan gaji yang saya terima kepada Baznas Kabupaten Bintan. Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Menurut Roby, apa yang dilakukannya tersebut merupakan sebuah bentuk dukungan kepada Baznas Kabupaten Bintan. Agar, kedepan bisa melakukan berbagai inovasi yang dapat membantu serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Baik, bagi kaum dhuafa maupun yang terdampak pandemi Covid-19.

“Ini sebuah komitmen yang diharapkan nantinya Baznas Kabupaten Bintan dapat memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya untuk program-program yang bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain itu, ia melanjutkan, para ASN yang mengabdi di lingkungan Pemkab Bintan juga turut membayarkan zakat. Sebab, berdasarkan penilaian Baznas Bintan, potensi zakat dari profesi kalangan ASN sangat besar yaitu bisa mencapai Rp 733 juta perbulan.

Namun demikian, agar zakat dari kalangan ASN itu bisa dioptimalkan, pihaknya nanti akan membuat peraturan daerah (perda) yang mengatur kewajiban zakat mal. Dimana, nantinya setiap ASN wajib membayar zakat sebesar 2,5 persen dari besaran penghasilannya.

“Kita sudah membahas perda untuk zakat kalangan ASN. Kemungkinan perda itu akan disetujui pada 2022 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bintan, Suryono, mengatakan saat ini zakat mal yang terkumpul dari kalangan masyarakat dan ASN di Bintan sekitar Rp 30 juta sampai Rp 40 juta perbulan. Namun, diperkirakan jika ada payung hukumnya atau perda, potensi zakat profesi ASN bisa mencapai Rp 733 juta perbulan.

“Semoga perda terkait zakat bagi ASN ini bisa segera terwujud,” sebutnya.

Zakat yang terkumpul dari berbagai kalangan ini akan disalurkan untuk lima program Baznas Bintan. Diantaranya program Bintan Sehat yaitu zakat yang terkumpul disalurkan untuk penyediaan transportasi bagi masyarakat kurang mampu yang berobat.

Berikutnya Bintan Cerdas adalah zakat yang terkumpul disalurkan untuk dunia pendidikan anak-anak jenjang sekolah dasar hingga menengah atas. Lalu Bintan Takwa ialah zakat yang terkumpul disalurkan untuk membantu guru TPQ, Tahfidz, serta rehab masjid dan lainnya.

Kemudian Bintan Makmur yaitu zakat yang terkumpul untuk stimulan modal bagi para pelaku usaha. Dan terakhir Bintan Peduli merupakan program bantuan bencana alam dan kemanusiaan serta pemberian sembako untuk kaum dhuafa dan bagi yang kurang mampu atau fakir miskin.

“Semoga dengan maksimalnya masyarakat ataupun ASN bayar zakat dapat membantu semua yang membutuhkan,” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Comments
Loading...