Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

PPKM Naik ke Level 2, Disdik Tanjungpinang Tambah Jam PTM dan Kapasitas Siswa di Kelas

Siswa SMP di Tanjungpinang saat melakukan Belajar Komputer Tatap muka (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kendati Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pandemi Covid-19 di kota Tanjungpinang saat ini masuk Level 2. Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang kembali menambah jam belajar dan kuota jumlah siswa dalam satu ruangan dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Penambahan Jam dan kuota siswa dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah itu, berlaku pada siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Walikota Tanjungpinang nomor 420/2791/5.3.01/2021 tanggal 15 Oktober 2021

Sekretaris Disdik Tanjungpinang Saparilis, mengatakan PTM tingkat PAUD sampai SMP sudah dilaksanakan mulai pada 4 Oktober 2021.

Saprialis menyebutkan yang awalnya jam belajar untuk siswa PAUD sampai SD hanya satu jam, sedangkan SMP 2 jam.

“Mulai hari Senin (17/10/2021) kemarin masing-masing jam belajar ditambah 1 jam menjadi 2 jam PAUD dan SD, sedangkan SMP jadi 3 jam,” kata Saprialis saat dikonfirmasi, Rabu(20/10/2021).

Ia menjelaskan penambahan jam PTM ini dilakukan atas hasil evaluasi pengawasan sekolah dan Satgas penanganan Covid-19.

“Seluruh siswa, guru dan staf di sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ucapnya.

Saprialis menambahkan siswa PAUD dan SD yang awalnya dikhawatirkan kesulitan menggunakan masker, justru tepat menggunakan masker dan menjaga jarak.

Selain itu, untuk siswa SMP juga tidak terlalu sulit untuk diingatkan agar menerapkan protokol kesehatan.

“Bahkan di depan masing-masing kelas terdapat sarana air bersih dan sabun untuk mencuci tangan,” tambahnya.

Sementara itu jumlah siswa yang PTM di dalam kelas juga dilakukan penambahan yang awalnya 30 persen menjadi 50 persen dari kapasitas kelas.

“Jika berjalan lancar, maka dapat tingkatkan lagi menjadi 70 persen,” pungkasnya.

Penulis: Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...