Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kebijakan Karantina Memberatkan Wisman, Kepri Minta Pusat Lakukan Evaluasi

*Ansar Minta Rudi Stop Pernyataan Penundaan Travel Buble

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad (Dok-Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri meminta Pusat mengevaluasi kebijakan Karantina 5 hari bagi wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Indonesia dalam program travel bubble.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengaku, kebijakan karantina 5 hari bagi wisman itu sangat memberatkan.

Namun demikian, pemerintah daerah mesti mendukung kebijakan tersebut dan optimis akan ada evaluasi dari pemerintah pusat.

“Memang persyaratan karantina 5 hari sangat berat. Tapi kita mesti mendukung. Pemerintah pusat-kan melihat dulu sebelum nanti ada evaluasi lagi,” ujar Ansar Ahmad pada wartawan atas kebijakan travel buble bagi wisman ke Batam dan Bintan itu.

Saat ini lanjutnya, pemerintah daerah juga diminta mempersiapkan segala persyaratan untuk menyambut kebijakan travel buble bagi wisman yang datang melalui penerbangan internasional itu.

“Seperti di Bandara Hang Nadim Batam, Kita juga sudah menyurati BP.Batam sebagai pengelola, untuk mempersiapkan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) sesuai dengan ketentuan yang diminta pemerintah pusat,” kata Ansar.

Sedangkan untuk Bandara Raja Haji Fisabilillah lanjutnya, Pemerintah daerah juga meminta, agar pihak PT.Angkasa Pura selaku pegelola, dapat melakukan studibanding ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta dan Ngurah Rai di Bali.

“Kami juga merencanakan, Minggu ini akan mengundang para pelaku dan pengusaha Pariwisata di Kepri, untuk membahas persiapan-perisapan yang akan dilakukan,” jelasnya.

Ansar Minta M.Rudi Stop Pernyataan Penundaan Travel Buble di Kepri

Kepada wali kota Batam M.Rudi, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga meminta agar tidak membuat pernyataan penundaan travel bubble di di Kepri, khususnya di Batam.

Karena menurut Ansar, wilayah Batam dan Bintan sudah sangat siap menerima penerbangan Internasional dan kebijakan travel bubble itu dalam menyambut Wisman ke Kepri dalam menggeliatkan kembali Pariwisata di Kepri.

“Kita juga meminta, Wali Kota Batam jangan buat pernyataan ingin menunda-nunda lagi. Karena kebijakan pemerintah pusat pasti sudah melewati evaluasi dan kita di daerah juga sudah layak membuka penerbangan Internasional,” kata Ansar.

Kelayakan itu tegas Ansar, dibarengi dengan semakin melandasinya kasus Covid di Kepri yang ditandai, sejumlah kabupaten/kota sudah berstatus PPKM level 1.

“Seluruh daerah di Kepri saat ini sudah mulai bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerahnya masing-masing. Dan kebijakan ini, merupakan upaya dalam mendongkrak ekonomi masyarakat yang saat ini terhimpit akibat Pandemi ini,” sebut Ansar.

Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi

Comments
Loading...