Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kekerasan Terhadap Anak dan KDRT di Tanjungpinang Meningkat, Dalam 10 Bulan 26 Kasus Ditangani Polisi

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Iptu.Rio Agusta(Foto:Dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kekerasan Terhadap Anak dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di kota Tanjungpinang meningkat. Dalam 10 bulan sebanyak 26 anak dan warga mengalami kasus, Rudapaksa, Perzinahan, penganiayaan dan kekerasan lainya.

Ke 26 kasus anak dan KDRT itu merupakan kasus  yang dilaporkan dan saat ini ditangani Polres Tanjungpinang, sementara kasus lain yang tidak dilaporkan bahkan lebih banyak.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Aiptu  Rio Agusta, mengatakan dari 26 Laporan Pengaduan yang ditangani, terkait dengan kesusilaan, Perzinahan, Penganiayaan anak serta Penganiayaan isteri atau suami di dalam rumah tangga.

“Dari jumlah itu, saat ini yang masuk dalam proses penyelidikan ada 3 LP,  proses penyidikan 6 LP, Berkas tahap I sebanyak 1 LP dan tahap 2 sebanyak 11 LP,” ujar Rio saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (22/10/2021).

Selain itu lanjutnya, ada juga 5 Lp Kasus Kekerasan yang dihentikan, karena LP-nya dicabut dan sifatnya adalah delik aduan hingga diselesaikan secara kekeluargaan. Sedangkan sisanya merupakan perkara yang masuk dalam delik pidana murni seperti pencabulan.

Sedangkan untuk jumlah tersangka, relevansinya satu LP itu satu orang tersangka, tetapi ada juga yang tersangkanya lebih dari satu orang. Seperti, pada kasus anak yang dipaksa ngelem selanjutnya digilir 3 pemuda di Kijang Lama Kota Tanjungpinang.

“Dalam kasus ini tersangkanya ada 3 orang,” jelasnya.

Dibandingkan tahun 2020, Rio mengatakan untuk tahun ini sedikit mengalami penurunan. Karena kasus KDRT dan kekerasan terhadap anak pada 2020 ada 35 kasus di Tanjungpinang yang ditangani Polres ada sebanyak 35 LP.

“Hingga saat ini ada penurunan 9 LP jika dibandingkan dengan perkara anak dan KDRT 2020,” sebutnya.

Sedangkan untuk perkara yang menonjol adalah asusila dan persetubuhan anak dibawah umur dengan persentase pelaku 40 persen anak-anak dan 60 persen orang dewasa.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi 

Comments
Loading...