Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Positif Covid-19 Kepri Tinggal 60 Orang, Anambas dan Lingga Nihil Kasus

Ketua Harian Satgas Covid Kepri Lamidi saat memimpin Rapat (dok-Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kasus positif covid Kepri terus melandai. Bahkan dua kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga dan Anambas pada Kamis 21 Oktober 2021 tercatat nihil kasus Covid.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 provinsi Kepri, hingga saat ini kasus aktif Covid-19 baik yang sedang menjalani isolasi mandiri, karantina terpadu dan dirawat di rumah sakit tinggal 60 orang.
Jumlah tersebut tersebar di 5 kabupaten/kota, diantaranya, Kota Batam 14 orang, Tanjungpinang 12, Bintan 3, Karimun 19, dan Natuna 12 orang. Jumlah ini terus berkurang seiring semakin rendahnya angka terkonfirmasi positif harian dan semakin bertambahnya angka pasien sembuh.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Lamidi, mengatakan meski dua daerah sudah nihil kasus terkonfirmasi positif namun seluruh daerah masih berstatus zona kuning atau resiko rendah penyebaran Covid-19.
Kemudian, untuk angka positivity rate diseluruh wilayah Kepri juga semakin membaik sebesar 0,17 persen. Seperti di Kota Tanjungpinang berada diangka 0,55 persen, Kota Batam 0,04 persen, Bintan 0,19 persen, Karimun 1,07 persen.
Sedangkan, Kabupaten Lingga 0,29 persen, Anambas 0,30 persen, dan Kabupaten Natuna 0,74 persen. Untuk angka BOR di Kepri agak mengalami kenaikan dari sebelumnya pada angka 3,11 persen.
Oleh karena itu, Lamidi, tetap mengimbau agar seluruh masyarakat tetap menaati protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penangan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengungkapkan meski angka terkonfirmasi positif saat ini sudah bisa ditekan. Ditambah lagi Kepri sudah berstatus PPKM level 1, namun potensi gelombang ketiga Covid-19 masih bisa terjadi.
“Maka, kita harus tetap mewaspadai hal tersebut karena lonjakan tersebut bisa saja terjadi,” ujarnya, belum lama ini.
Ia mengemukakan, mengacu dari negara-negara yang saat ini sedang berjuang melawan lonjakan angka Covid-19, yakni Singapura, Malaysia, Inggris dan lainnya. Apalagi, berdasarkan dari pengalaman lonjakan kasus Covid-19 dua gelombang ke belakang, Indonesia khususnya Kepri baru akan terimbas lonjakan kasus tiga bulan setelah terjadi di negara-negara tersebut.
“Jadi, diprediksi gelombang ketiga bisa terjadi pada bulan Desember 2021 mendatang,” katanya.
Prediksi tersebut, menurut mantan Kadinkes Kepri ini, juga sangat masuk akal. Mengingat, pada bulan tersebut merupakan musim liburan sekolah, natal dan tahun baru. Dimana,akan terjadi mobilitas tinggi di hampir seluruh daerah.
Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi
Comments
Loading...