Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Gubernur Kepri Resmikan Listrik Masuk Desa di Dua Dusun di Natuna

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat meresmikan Listrik masuk Desa di Kabupaten Natuna (Foto:Humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur provinsi Kepulauan Riau resmikan Listrik masuk Desa di dua dusun di Kabupaten Natuna. Kedua dusun tersebut masing-masing di Dusun Binjai dan Dusun Harapan Jaya.

Peresmian listrik di dua dusun yang dilakukan gubernur di Natuna ini, merupakan bagian dari program Kepri terang yang disejalankan dengan program listrik desa yang dilakukan oleh PLN.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, peresmian Listrik masuk desa di Natuna itu, merupakan bentuk kehadiran pemerintah ditengah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar kelistrikan.

“Kita patut bersyukur karena melalui program Listrik masuk desa ini bisa melayani kebutuhan listrik setiap rumah masyarakat, termasuk sampai ke dusun Binjai dan dusun Harapan Jaya ini,” kata mantan anggota komisi V DPR RI ini.

Di lapangan ujar Gubernur, banyak masyarakat yang  kesulitan  untuk membiayai penyambungan listrik  ke rumah-rumah karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Kalau program Kepri terang ini sukses maka semua masyarakat pulau bis kita penuhi kebutuhan listriknya melalui PLN,” ujarnya.

Untuk meringankan beban masyarakat itu, Pemerintah sebut Ansar, juga mengajak perusahaan, baik perorangan maupun BUMN untuk bekerja sama dengan pemerintah.

“Dan alhamdulillah, di sini ada SKK migas yang bisa kita dorong untuk membantu pembiayaan ini agar PLN yang mengatur beberapa banyak rumah yang harus dialiri listrik,” jelasnya.

Target pengaliran listrik ke rumah-rumah masyarakat melalui SKK migas  adalah sebanyak 450 rumah. Saat ini sudah terpasang 261 rumah dengan rincian di dusun Binjai ada 13 rumah dan dusun Harapan Jaya 40 rumah.

“Sementara sisanya akan kita disisir lagi dengan target semua kabupaten dan kota harus teraliri listrik,” ujarnya.

Sebelumnya lanjut mantan Bupati Bintan ini, juga sudah diresmikan 650 rumah melalui perusahaan tambang yang ada di Lingga dan Bintan. Selanjutnya untuk Karimun juga akan meresmikannya pada 27 Oktober mendatang yang disejalankan dengan memperingati hari listrik nasional.

“Kita juga akan segera menemui Menteri ESDM, untuk menanyakan kenapa PLN tidak boleh membeli genset baru untuk di Kepri. Sementara  Papua dan Ambon diberikan diskresi dan kita tidak. Padahal kita juga daerah Kepulauan,” ujarnya.

Selain listrik lanjut Ansar, Pemerintah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur lainya di Natuna, seperti jalan dan sarana lain di Natuna. Pembangunan infrastruktur jalan ini juga membantu memudahkan PLN untuk mengembangkan jaringannya, baik yang bertenaga rendah maupun menengah.

“Tujuannya dari semua pembangunan itu, agar Kepri benderang, Kepri cerdas dan Kepri sejahtera,” jelasnya.

Hadir dalam kesempatan ini wakil bupati Natuna Rodhial Huda, camat Bunguran Barat Tri Didik Sisworo, camat Bunguran Tengah Abdul Karim, staf khusus Gubernur Nazarudin, Kabiro Umum Abdullah, Manager ULP Natuna Bony Sofianto, Supervisor teknik ULP Natuna Hendriadi dan dari Dinas ESDM  Hendriza.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...