Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Berhasil Laksanakan Program PC-PEN, Pemkab Bintan Dapat Penghargaan dari Menkeu

Plt.bupati Bintan Roby Kurniawan menerima Penghargaan dari Kementerian keuanga nyang diserahkan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kepri. (Foto:Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan Piagam dan Penghargaan kepada pemerintah kabupaten Bintan.

Pengharagaan itu diberikan atas keberhasilan Pemkab Bintan dalam melaksanakan Program Penanganan Pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Anggaran (TA) 2020 kabupaten Bintan.

Penghargaan serupa ini, merupakan yang ke sepuluh kali diterima  secara berturut-turut oleh Kabupaten Bintan sejak 2011 sampai dengan 2020.

Opini WTP merupakan predikat yang diberikan terhadap daerah yang berhasil melaporkan kinerja keuangan secara tertib dan akuntabel sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Penghargaan WTP diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJPb Kepri Indra Soeparjanto mewakili Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani yang saat itu diterima langsung oleh Plt.Bupati Bintan Roby Kurniawan di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Kamis (21/10/2021).

Atas penghargaan itu, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada seluruh pihak sehingga Kabupaten Bintan kembali meraih Opini WTP.

“Keberhasilan ini merupakan wujud kerja kerasnya seluruh stakeholder di lingkup Pemkab Bintan. Dan pada 2021 ini Pemkab Bintan juga menargetkan akan kembali meraih Opini WTP atas LKPD-nya,” kata Roby.

Kepada seluruh jajaran di SKPD dan BPKAD Bintan, Roby juga memberikan apresiasi, atas komitmen semua pihak dalam melakukan perubahan dan perbaikan pada setiap kelemahan/kekurangan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Capaian opini WTP ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk dapat berbuat dalam mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Kedepan Roby juga berharap, agar kerjasama dan silaturahmi antara Pemkab Bintan dengan DJPb Kepri dapat terus terjalin, sehingga menjadi perwujudan nyata agar Pemkab Bintan kedepannya dapat selalu senantiasa menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam pengelolaan keuangan negara.

“Sinergi lintas sektoral tentu sangat kita butuhkan, apalagi di era seperti saat ini, sehingga kita berharap kedepannya sistem tata kelola pemerintahan keuangan negara dapat terwujud lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Kepri Indra Soeparjanto, mengatakan capaian opini WTP kabupaten Bintan, merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik ditengah kondisi luar biasa dan tidak terduga 2020 akibat pandemi covid-19.

“Pemerintah telah melakukan langkah luar biasa dalam menangani dan mengendalikan penularan covid-19, melindungi keselamatan rakyat serta menjaga dan memulihkan perekonomian,” sebutnya.

Instrumen APBN harus dikerjakan secara luar biasa berat dalam penanganan krisis kesehatan, sosial dan ekonomi. Program Penanganan Pandemi covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) dirancang dengan sangat cepat untuk dapat menghadapi ancaman covid-19.

Keberhasilan Program PC-PEN sebagai instrumen utama dalam pemulihan ekonomi, menjadi faktor penting dan menentukan proses pemulihan ekonomi sebagaimana yang diharapkan.

Oleh karena itu sangat diperlukan peran Pemerintah Daerah dalam mengawal implementasi program PC-PEN.

“Sehingga dapat dilaksanakan secara cepat, efektif dan tepat sasaran, namun dengan tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” ucapnya.

Program PC-PEN sendiri, dirancang untuk menghadapi ancaman covid-19 serta mengantisipasi dampaknya yang luar biasa. Sasaran program ini adalah keberhasilan dalam mencegah penularan covid-19 serta sistem kesehatan yang lebih baik.

Dalam melaksanakan program PC-PEN prinsip tata kelola yang baik (good governance) harus tetap diutamakan untuk menjamin agar penggunaan setiap rupiah APBN dan APBD dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.

“Tata kelola keuangan yang baik tentunya harus terus berlanjut walaupun kondisi saat ini pandemi. Anggaran program PC-PEN dan program pemerintah lainnya harus terus dikawal dan dikelola dengan baik agar pemulihan ekonomi dapat segera terwujud,” tutupnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...