Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Segera Dicairkan, 4.200 Lansia Bintan Dapat BLT Rp900 Ribu per Orang

Plt.Bupati Bintan Roby Kurniawan.(Foto: Dokumentasi/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan menyatakan, tetap berkomitmen melaksanakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bintan 2021.

Untuk merealisasikan program BLT Lansia itu, Pemerintah Bintan juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,78 miliar melalui APBD Perubahan 2021. Rencananya, pembagian BLT Lansia itu akan dilaksanakan November 2021 ini.

Plt.Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengatakan BLT lansia Bintan itu, merupakan salah satu program yang termuat dalam janji kampanyenya pada Pilkada 2020 lalu. Oleh karena itu, pihaknya tetap berupaya, agar program BLT Lansia itu dapat terwujud.

“Kami berkomitmen tetap melaksanakan. Dan tahun ini sudah direalisasikan di APBD-P 2021, saat ini tinggal teknisnya saja, kalau sudah siap November 2021 nanti sudah dicairkan,” ujarnya.

Roby juga mengatakan, Program BLT Lansia ini, akan menyasar sekitar 4.200 warga. Jumlah itu, merupakan hasil data dan verifikasi Dinas Sosial (Dinsos) Bintan. Setiap Lansia direncanakan akan menerima Rp300 ribu per orang/bulan.

Namun karena baru dianggarkan di APBD Perubahan 2021, maka pemerintah akan membayarkan sekaligus tiga bulan berturut-turut yaitu, Oktober, November dan Desember.

“Pembayaran akan dilakukan secara sekaligus pada November 2021 mendatang. Sehingga, setiap lansia akan menerima langsung uang tunai BLT itu Rp 900 ribu,” jelasnya.

Roby juga berharap, jajaran teknisnya dapat menyalurkan BLT Lansia itu dengan tepat sasaran, sehingga Lansia penerima BLT tersebut, dapat memanfaatkan khususnya di masa pandemi covid-19 saat ini.

“Jumlah anggaranya kita alokasikan Rp 3,78 miliar di APBD-P 2021. Semoga bisa segera dicairkan. Tentunya tepat sasaran dan bermanfaat bagi para lansia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Bintan Edi Yusri, mengatakan ada beberapa syarat dan kriteria yang harus diperhatikan dalam program BLT lansia. Diantaranya, bantuan tersebut dikhususkan bagi lansia di atas 60 tahun.

Selain itu juga, bagi Lansia yang sudah terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan BLT dana desa, tentu tidak masuk dalam program BLT lansia ini. Karena bantuan yang disalurkan tidak boleh double penerimanya.

“Program ini tidak hanya dijalankan pada tahun ini saja. Tapi sampai 2024 mendatang,” sebutnya.

Penulis : Hasura
Editor : Editor

Comments
Loading...