Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jadi Korban Penipuan Arisan Online G’mes, Sejumlah IRT Mengadu ke Polisi

Jadi Korban Penipuan Arisan Online G’mes Gemilang, Sejumlah IRT mengadu Satreskrim Polres Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Penipuan dengan modus arisan online kembali terjadi di kota Tanjungpinang.

Kali ini, sejumlah warga yang terdiri dari Ibu Rumah Tangga (IRT) mendatangi Polres Tanjungpinang karena mengaku menjadi korban penipuan arisan online G’mes Gemilang.

Salah seorang korban inisial Sn, mengaku menjadi korban penipuan arisan online G’mes Gemilang yang dikelola seorang pemilik rumah makan di Km 8 di Tanjungpinang inisial Als.

Korban mengaku mengikuti arisan online itu sejak 16 September 2021 lalu, dengan iming-iming akan memperoleh untuk puluhan bahkan ratusan juta.

Atas janji itu, selanjutnya Sn memberikan uang senilai Rp3 juta, dan kemudian ditambah lagi hingga total jumlah uang yang sudah disetorkan Rp 14 juta.

“Kita sempat bertemu Als bersama dengan pengacaranya katanya mau dibayar,” tambahnya.

Namun secara tiba-tiba, arisan online melalui Get Trio itu tutup dan keberadaan Als tidak diketahui entah kemana.

“Saya ikut get trio untuk 3 orang saja. Tapi tiba-tiba Als menghilang dan tidak ada kabar, Kami juga sudah ke rumah dan Warung makan di Km 8. Tapi yang bersangkutan tidak,” ujarnya.

Karena Als tidak ada kabar dan kejelasannya, hingga Sn mendatangi Polres Tanjungpinang untuk melaporkan kejadian yang dialami.

Informasi yang diperoleh terdapat 200 orang lebih anggota arisan Online G’mes. Dan saat ini sejumlah korban itu juga sudah membuat laporan.

Polisi Terima 3 Pengaduan Dugaan Penipuan Arisan Online G’mes Gemilang

Di Tempat terpisah Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Reza Rio Parindra membenarkan adanya sejumlah laporan/pengaduan korban Dugaan Penipuan Arisan Online G’mes Gemilang itu.

Saat ini, kata Rio, pihaknya sudah menerima 3 Pengaduan dari korban dugaan perkara penipuan arisan online G’mes Gemilang itu.

“Ada 3 orang dengan terlapor berinisial Als alia Fe,” kata Rio di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (26/10/2021).

Atas Laporan pengaduaan itu, penyidik Bareskrim akan memanggil saksi-saksi dan terlapor. Mengenai nilai kerugina, Rio mengaku belum dapat memperkirakan karena hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Perkembangan selanjutnya nanti akan kami sampaikan ke media,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor  :Reaksi 

Comments
Loading...