Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Menyamar Jadi Petugas PLN, Polisi Tangkap Dua Pencuri Besi Tower SUTT Lobam

Menyamar jadi petugas PLN, Polisi Tangkap Pelaku Pencuri Besi Tower SUTT Lobam (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Tim Gabungan Sat Reskrim Polsek Bintan Utara dan Polres Bintan meringkus dua terduga pelaku pencurian tiang penyanggah tower listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Desa Teluk Sasah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono melalui Kapolsek Bintan Utara Kompol Suharjono, mengatakan pelaku pencurian tiang penyanggah PLN itu adalah AF Als R dan RT.

“Keduanya, ditangkap pada 25 Oktober 2021 kemarin di tempat yang berbeda. Namun masih dalam satu wilayah di Kecamatan Seri Kuala Lobam,” ujarnya Kamis (28/10/2021).

Penangkapan kedua tersangka, selanjutnya dilakukan atas laporan dari Supervisor PT.PLN Rayon Tanjung Uban atas hilangnya tiang penyanggah tower listrik SUTT Nomor 13 sebanyak 12 batang di Kampung Harapan Baru, RT 003/RW 002 Desa Teluk Sasah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

“Selanjutnya atas laporan itu anggota kami melakukan penyelidikan dan pengecekan di TKP. Lalu mencari informasi atas kejadian tersebut,” jelasnya.

Dalam penyelidikan, anggota Polisi menemui jejak pelaku yang menjual batangan besi tower itu ke seorang pengepul besi tua. Setelah mengetahui ciri-ciri terduga pelaku, anggota langsung melakukan pengejaran.

Namun karenakan pelaku merupakan residivis, sempat merepotkan Polisi melakukan penangkapan. Hingga akhirnya Polisi menyamar menjadi petugas PLN dan mendatangi rumah pelaku.

Dalam penyamaran yang dilakukan, akhirnya Polisi berhasil menangkap pelaku inisial AF Als R saat sedang santai di ruang tamu rumahnya.

Saat ditangkap, pelaku Af juga sempat berkilah dan tidak mengakui perbuatannya. Selain itu, pelaku juga melakukan perlawanan saat akan dibawa ke Polsek Bintan Utara.

“Setelah digelandang dan diinterogasi di Polsek Binut akhirnya pelaku Af mengaku dan menyebut sosok pelaku lain inisial RT,” sebutnya.

Atas pengakuan Af, selanjutnya Polisi mengejar dan menangkap terduga pelaku kedua Rt. Pelaku Rt diamankan di Desa Teluk Sasah bersama pacarnya.

“Ketika diinterogasi Rt ini juga membantah dan tidak mengaku. Namun setelah dipertemukan dengan Af, akhirnya kedua pelaku mengakui perbuatannya,” ujar Kapolres.

Dari kedua pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti 2 batang besi member/penyangga tower ukuran panjang 2 meter. Kemudian 1 buah kunci ring pas merk Diamond Brand nomor 22, 1 buah kunci Inggris merk Berent 300 mm, 1 unit Mobil Pick Up Suzuki Mega Carry Warna Hitam BP 8307 TG, dan 1  unit sepeda motor merk Honda Astrea Grand warna Hitam BP 5220 TP.

“Saat ini keduanya kami tertapkan tersangka dan dilakukan penahanan di Polsek Bintan Utara. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman 5 5 Tahun penjara,” ucapnya.

Kepada penyidik Reskrim, pelaku Af mengaku, nekat melakukan pencurian besi tower itu bersama RT dengan cara membuka semua baut dan mur yang melekat. Lalu untuk mengikat tiang besi dengan menggunakan kunci ring pas dan kunci Inggris.

Selanjutnya besi tower yang dicuri, dijual ke tempat pemulung barang rongsokan di Kecamatan Bintan Utara.

“Saat menjual besi itu ke pengepul kami mengaku sebagai pekerja di salah satu PT di Kawasan Industri Lobam. Uangnya untuk memenuhi kebutuhan hidup,” katanya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...