Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dilaporkan Warga, PUSKUD Riau Bantah Potong Lahan Penyebab Banjir di Jalan Transito

Banjir akibat Cut And fill, warga Jalan Transito Adukan Pusat KUD Riau Ke Polres Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pusat Koperasi Unit Daerah (PUSKUD) Riau membantah melakukan pemotongan lahan (cut and fill), hingga menjadi penyebab banjir di jalan Transito Kelurahan Batu IX Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang.

Direktur Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Riau Azzam, mengatakan pihaknya tidak ada melakukan pemotongan lahan yang mengakibatkan jalan dan lahan pemukiman warga menjadi Banjir lumpur.

“Kami tidak ada melakukan pemotongan (Cut and fill) lahan sebagaimana yang disebutkan warga. Tetapi hanya melakukan penebangan pohon dan membersihkan lahan kami saja,” ujarnya Azzam saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, Jumat (29/10/2021).

Struktur tanah seluas 11.070 meter persegi milik PUSKUD Riau disana, lanjutnya sudah seperti itu dari awal dan posisi lahan PUSKUD Riau diatas sehingga air turun kebawah.

“Sebenarnya banjir yang dialami warga, sebelumnya juga sudah terjadi tapi airnya memang tidak keruh seperti saat sekarang. Karena saat ini banyak juga disana rumah liar dan orang bercocok tanam,” kata Azzam.

Azzam juga mengakui, Berdasarkan koordinasi dengan warga sekitar dan pemerintah, pihaknya sedang melakukan proses pembangunan saluran air (Parit) dan saat ini pembangunan parit itu sedang dalam proses.

Dari kesepakatan pembangunan saluran air itu, pihaknya juga berjanji kepada warga, kalau yang rusak akibat pembangunan Parit tersebut akan diganti rugi.

“Sudah ada perjanjian antara kita dengan warga kalau ada yang rusak kita ganti rugi,” ucapnya.

Kepada warga Azzam juga mengimbau, untuk bersabar karena progres pembangunan parit sudah dalam proses pembangunan.

Sebelumnya, Warga RT 1 RW 2 Jalan Transito Kelurahan Batu IX Tanjungpinang Timur, mengadu ke Polres Tanjungpinang atas banjir dan luapan lumpur yang disebabkan pemotongan (cut and fill) lahan yang dilakukan Pusat Koperasi Unit Daerah (KUD) Riau.

Ketua RT 1 RW 2 Kelurahan Batu IX KM 8 Kecamatan Tanjungpinang Timur Asmi Wati mengatakan, pihaknya mengadukan banjir lumpur akibat cut dan fill yang dilakukan Pusat KUD yang mengakibatkan jalan dan lahan warga banjir kena luapan lumpur. Akibatnya, 10 rumah warga di kawasan RT itu, terkena banjir dan luapan lumpur dari pemotongan bukit yang dilakukan.

Sayangnya atas laporan warga ini, Satreskrim Polres Tanjungpinang menyarankan warga agar terlebih dahulu melakukan berkonsultasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang.

Penulis: Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...