Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

PPKM Kepri Naik Level 2, Ansar: Akibat Perbedaan Data Vaksin Lansia

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Kepala OPD di Kepri saat melaksanakan dialog interaktif di RRI Tanjungpinang. (Foto:Istmewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Provinsi Kepri kembali naik ke Level 2. Sementara 7 kabupaten/kota di Kepri hanya Kota Tanjungpinang dan Kota Batam yang berada di level 1. Sedangkan Kabupaten lainnya masuk dalam PPKM level 2 dan bahkan level 3.

Dengan status Level 2 ini, berdasarkan Instruksi Mendagri Angka kasus positif COVID-19 di Kepri dinyatakan antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggu.

Rawat inap di rumah sakit antara 5 hingga kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk per minggu dan angka kematian kurang dari 2 orang per 100 ribu penduduk di provinsi Kepri.

Menanggapi hal ini, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, naiknya levelisasi PPKM Kepri ke Level 2 itu bukan karena angka harian kasus positif Covid-19 di Kepri.

Tetapi disebabkan adanya perbedaan data, terkait laporan capaian vaksinasi lansia antara data riil dengan data yang diinput di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dari perbedaan data itu berdampak pada hasil assesment harian di Kepri yang mengalami penurunan level dari sebelumnya level 1 menjadi Level 2,

Ansar mengatakan, data riil Vaksin Lansia yang diinput Kemenkes RI menyatakan, capaian vaksinasi lansia Kepri baru 52 persen. Sementara dari data catatan Satgas Covid Kepri data vaksinasi lansia dosis I di Kepri saat ini sudah mencapai 65.61 persen dan untuk dosis II mencapai 46.66 persen.

“Angka ini jelas sudah memadai atau masuk dalam level baik, karena standar vaksinasi lansia yang menjadi syarat assesment harian minimal capaian 60 persen untuk dosis I. Namun di Kemenkes berdasarkan data yang mereka input ada perbedaan, yang mengakibatkan status kita berubah lagi,” ungkapnya, Jumat (28/10/2021).

Ansar juga mengatakan jika sebelumnya, Dirjen kemenkes RI juga sudah turun ke Kepri melakukan pencocokan data satu persatu. Namun sampai saat ini hasil pencocokan itu belum ada titik temu.

“Kita berharap mengenai data ini segera ada titik temu dan data laporan kabupaten/kota, capaian vaksinasi pada kelompok Lansia juga sudah diatas 60 persen,” ujarnya.

Ansar berharap, pencocokan data yang berdampak pada asesmen dan Level PPKM Kepori ini segera ada solusi, sehingga program pemulihan ekonomi yang salah satunya melalui program pembukaan travel bubble yang akan segera diluncurkan tidak mengalami kendala lagi.

“Kita doakan saja bersama-sama, semoga kita tetap berada di level 1 sehingga aturan-aturan yang sudah kita longgarkan bisa tetap dipertahankan. Sehingga ekonomi bisa pulih, seiring dengan pulihnya kesehatan masyarakat kita,” demikian Ansar.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi

Comments
Loading...