Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Belum Selesai Dikerjakan, Proyek SPAM di Tokojo Bintan Sudah Ambruk

Belum selesai dikerjakan, dinding kolam penampung air di Perumahan Tokojo Kelurahan Kijang Kota Bintan Timur ambruk (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID,  Bintan – Pembangunan kolam Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Perumahan Tokojo Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur diduga asal jadi.

Hal itu terlihat dari dinding kolam penampung air yang baru dikerjakan sudah ambruk pada Kamis (28/10/2021).

Informasi yang dihimpun, alokasi anggaran untuk proyek pembangunan SPAM itu dikucurkan melalui APBD 2021 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan sebesar Rp 1.553.165.439.

Pemenang tender proyek perusahaan yang mengerjakan adalah CV.Pribumi Jaya Mandiri. Sedangkan konsultan pengawasnya adalah CV.Putra Melayu Consultant.

Masa pengerjaan proyek sesuai dengan plang dilaksanakan selama 4 bulan atau 120 hari kerja, Namun belum selesai dikerjakan, proyek itu sudah hancur dan dinding penahan ambruk.

Perwakilan CV.Pribumi Jaya Mandiri Irwan, mengakui jika dinding batu miring proyek SPAM itu ambruk. Namun belum diketahui secara pasti penyebabnya karena saat kejadian tempat tersebut baru selesai diguyur hujan.

“Sebelum kejadian hujan memang turun lebat, dan tak terjadi apa-apa. Tapi entah kenapa setelah diguyur hujan malah ambruk,” katanya.

Selaku kontraktor pemenang tender, Ia mengatakan CV Pribumi Jaya Mandiri siap bertanggung jawab untuk menuntaskan dan merampungkan pekerjaan proyek tersebut.

Kini dia telah menurunkan alat berat untuk mengangkat material yang ambruk di lokasi proyek.

“Saat ini pekerjaan masih berlangsung dan ini masih tanggungjawab kami dan kami siap bertanggungjawab,” katanya.

Salah seorang warga, Andi mengatakan batu miring itu ambruk setelah hujan reda. Diharapkan proyek itu bisa segera selesai.

“Sebelumnya memang hujan, terus hujan reda langsung ambruk,” kata pria ini.

Proyek SPAM ini sudah didambakan oleh warga setempat. Bahkan dari sejak dulu diusulkan namun baru dapat direalisasikan tahun ini. Sebab lokasi ini menjadi sumber air bagi warga di perumahan ini.

“Proyek ini merupakan usulan dari warga sejak lama. Bahkan sejak zaman Ansar Ahmad menjabat sebagai Bupati Bintan. Tapi baru tahun ini direalisasikan,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Comments
Loading...