Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Puskesmas Sei Jang Gunakan Rp500 Juta Dana Penanganan Covid Untuk Honor Petugas

Photo Ilustrasi Pemberian Bansos dari APBD ke Instansi Vertikal di kota Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sei Jang membenarkan telah menerima Rp 500 juta dana refocusing APBD 2021 untuk penanganan dan pengendalian Covid-19.

Kepala Puskesmas Sei Jang Kota Tanjungpinang Muhammad Faisal mengatakan, dari Rp507 juta lebih alokasi untuk Puskesmas Sei jang, hingga saat ini baru tahap I yang diterima dari Pemko dengan besaran Rp500 juta.

“Dari Rp500 juta lebih dana yang kami diperoleh, digunakan untuk pengendalian Covid-19 dan vaksinasi,” kata Faisal pada PRESMEDIA.ID, Selasa (2/11/2021).

Namun mengenai rincian item penggunaan dana, Faisal enggan mengungkapkan dengan alasan saat ini kegiatannya masih berjalan.

“Secara rinci nanti akan saya sampaikan, soalnya banyak kegiatan dan saat ini masih berjalan,” ucapnya.

Faisal juga mengatakan, dana itu juga digunakan untuk honor petugas kesehatan, demikian juga kegiatan Vaksin, yang saat ini kegiatannya masih terus berjalan.

“Sampai saat ini masih berjalan karena masih bulan 11 dan masih ada 2 bulan lagi,”pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan data drafting refocusing APBD 2021 kota Tanjungpinang Puskesmas Sei Jang Tanjungpinang memperoleh dana refocusing APBD sebesar Rp 507.980.000.

Alokasi anggaran itu digunakan untuk operasional pelayanan Puskesmas Sei Jang yang salah satunya uang harian perjalanan dinas sebesar Rp 164.400.000.

Kemudian honorarium tenaga verifikator dan administrasi pencegahan dan penanganan Covid-19 (PNS) sebesar Rp 176.000.000.

Honorarium tenaga verifikator administrasi pencegahan dan penanganan Covid-19 (non PNS) sebesar Rp 44 juta.

Honorarium koordinasi puskesmas dalam kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 (PNS) sebesar Rp60 juta.

Honorarium tenaga penunjang medik (PNS) Rp 24 juta. Kemudian Belanja pertalite (belanja bahan-bahan bakar dan pelumas) pandemi Covid-19 sebesar Rp22 juta dan lain-lain.

Alokasi anggaran ini, merupakan bagian Rp36 miliar ditambah Rp6 miliar dana BTT yang di refocusing Walikota Tanjungpinang dari kegiatan lain di APBD 2021 untuk penanganan Pandemi Covid-19.

Selain Puskesmas Sei Jang, sejumlah Puskesmas, Kelurahan dan Kecamatan di Kota Tanjungpinang juga memperoleh dana tersebut.

Demikian juga Dinas Kesehatan, RSUD, BPD, Satpol-PP dan bahkan Polres Tanjungpinang memperoleh Rp1 miliar.

Adapun besaran dana yang diperoleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas di kota Tanjungpinang adalah Rp27.765 Miliar. Satpol-PP Peroleh Rp1.722 Miliar, BPBD Kota Tanjungpinang Rp3.435 Miliar.

Sejumlah dana itu berdasarkan drafting mengalokasikan diduga hanya untuk kepentingan pejabat sebagai pembayaran Honorarium, Perjalanan, Makan dan minum serta kue dan mue rapat.

Walikota Tanjungpinang dan sejumlah pejabat Pemko yang beberapa kali berusaha dikonfirmasi dengan penggunaan dana Refocusing APBD 2021 ini, sangat tertutup dan enggan memberi tanggapan.

Penulis : Roland
Editor: Redaksi

Comments
Loading...