Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Proyek SPAM Tokojo Ambruk, Kejari Bintan Akan Panggil Pejabat PUPR dan Kontraktor

Belum selesai dikerjakan, dinding kolam penampung air di Perumahan Tokojo Kelurahan Kijang Kota Bintan Timur ambruk (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIAA.ID, Bintan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan akan memanggil dan meminta keterangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bintan terkait ambruknya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Perumahan Tokojo Kecamatan Bintan Timur.

Selain pejabat PUPR, Kejari juga mengatakan akan meminta keterangan dari pihak kontraktor pelaksana yakni, CV Pribumi Jaya Mandiri dan CV Putra Melayu Consultant untuk memberikan keterangan.
Kajari Bintan, I Wayan Riana mengatakan, pemeriksaan pihak yang terkait atas proyek SPAM Tokojo ini, dilakukan atas laporan yang yang diterima.
“Kita terbitkan sprint pemeriksaan kemuidan melihat kondisinya dilapangan,” ujarnya, Selasa (2/11/2021).
Ia menerangkan, upaya yang dilakukan itu untuk merespon dan menindak lanjuti laporan yang disampaikan masyarakat ke Kejaksaan atas pengerjaan proyek SPAM Tokojo itu.
“Sebelum mengarah ke tindak pidana, proyek yang dibangun melalui APBD ini harus kita amankan, hingga proses pengerjaanya sesuai yang diharapakan masyarakat,” ungkapnya.
Sebelumnya, proyek SPAM Tokojo ini dibiayai APBD senilai Rp1,553 miliar. Masa pengerjaannya dilakukan selama 120 hari kerja. Namun, saat progres pembangunan baru mencapai 40 persen dinding SPAM tersebut ambruk pada 28 Oktober lalu.
Pembangunan proyek tersebut ditangani oleh Dinas PUPR Bintan. Kemudian pihak kontraktor yang mengerjakan pembangunannya adalah CV Pribumi Jaya Mandiri, dan konsultan pengawasnya yaitu CV Putra Melayu Consultant.
Penulis :Hasura
Editor   :Redaksi
Comments
Loading...