Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Antisipasi Gelombang Covid-19, Gubernur Larang Warga Kepri Mudik Perayaan Nataru

Para penumpang yang hendak berangkat melalui Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang. (Foto : Dok. Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Antisipasi lonjakan kasus gelombang ketiga Covid-19, Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad menghimbau warga Kepri agar tidak melakukan Mudik pada Libur Natal dan Tahun Baru 2021 di Kepri.

Larangan Mudik itu kata Ansar akan dituangkan dalam surat edaran sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan Pusat yang meniadakan cuti bersama perayaan Nataru.

Maka untuk mendukung kebijakan tersebut, pihaknya berencana akan melarang mudik pada momen tersebut.

“Kita akan melarang juga aktivitas mudik Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, Rabu (3/11/2021).

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Ansar, lonjakan kasus gelombang kedua terjadi paska perayaan Idul Fitri. Dimana, terjadi mobilitas yang cukup tinggi sebelum dikeluarkannya kebijakan larangan mudik.

Oleh karena itu, hal tersebut menjadi pelajaran bersama agar kebijakan larangan mudik dilaksanakan tidak terlambat dan diawasi dengan ketat.

“Kita tidak ingin pengalaman kemarin terulang. Karena, banyak masyarakat memaksa pulang kampung, bahkan sampai rela mudik jauh-jauh hari sebelum libur lebaran dilaksanakan. Alhasil, terjadi lonjakan kasus, bahkan sehari hampir ratusan orang terkonfirmasi Covid-19,” papar Ansar.

Untuk itu, Ansar, mengingatkan agar kejadian serupa tak terulang lagi, apalagi saat ini kasus Covid-19 Provinsi Kepri sudah mulai landai.

“Ini kita jaga bersama. Sehingga saya menghimbau masyarakat tetap patuh pada Protokol Kesehatan Covid-19 khususnya menggunakan masker dan hindari kerumunan,” ujar Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Junaidi, menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi terkait mobilitas menjelang perayaan nataru.

Menurutnya, rencana larangan mudik merupakan upaya yang sangat baik untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Ya kalau hari raya lebaran kita lakukan larangan mudik, pada perayaan nataru juga akan kita berlakukan. Apalagi, Pusat juga sudah meniadakan cuti bersama Nataru,” demikian Junaidi.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...